Cerita ini bagus sekali. Di Forward Tami temen kantor, tapi ngga ada ditulis forward dari mana.
Nama bukunya Hafalan Sholat Delisa> Info dari temen sih belinya lewat web, di gramedia ngga ada.
Sepotong cerita dari tsunami Aceh
Salah satu buku bacaan real story tentang salah satu sisi tragedy tsunami Aceh. Buku ini bagus sekali. Kalo ada yang mo kasih hadiah buku buat anak tersayang, jangan lewatkan buku ini. Tidak terlalu tebal, mudah dan ringan dibaca, murah harganya, tetapi sarat dengan pelajaran tentang hidup, berserah diri, kesetiakawanan, perjuangan.. . Hafalan Surat Delisa Author : Tere-liye published 2007 by Republika Ada sebuah keluarga di Lhok Nga - Aceh, yang selalu menanamkan ajaran Islam dalam kesehariannya. Mereka adalah keluarga Umi Salamah dan Abi Usman.Mereka memiliki 4 bidadari yang solehah: Alisa Fatimah, (si kembar) Alisa Zahra & Alisa Aisyah, dan si bungsu Alisa Delisa.
Setiap subuh, Umi Salamah selalu mengajak bidadari-bidadariny a sholat jama'ah. Karena Abi Usman bekerja sebagai pelaut di salah satu kapal tanker perusahaan minyak asing - Arun yang pulangnya 3 bulan sekali. Awalnya Delisa susah sekali dibangunkan untuk sholat subuh. Tapi lama-lama ia bisa bangun lebih dulu ketimbang Aisyah. Setiap sholat jama'ah, Aisyah mendapat tugas membaca bacaan sholat keras-keras agar Delisa yang ada di sampingnya bisa mengikuti bacaan sholat itu. Umi Salamah mempunyai kebiasaan memberikan hadiah sebuah kalung emas kepada anak-anaknya yang bisa menghafal bacaan sholat dengan sempurna. Begitu juga dengan Delisa yang sedang berusaha untuk menghafal bacaan sholat agar sempurna. Agar bisa sholat dengan khusyuk. Delisa berusaha keras agar bisa menghafalnya dengan baik. Selain itu Abi Usman pun berjanji akan membelikan Delisa sepeda jika ia bisa menghafal bacaan sholat dengan sempurna. Sebelum Delisa hafal bacaan sholat itu, Umi Salamah sudah membelikan seuntai kalung emas dengan gantungan huruf D untuk Delisa. Delisa senang sekali dengan kalung itu. Semangatnya semakin menggebu-gebu. Tapi entah mengapa, Delisa tak pernah bisa menghafal bacaan sholat dengan sempurna. 26 Desember 2004
Delisa bangun dengan semangat. Sholat subuh dengan semangat. Bacaannya nyaris sempurna, kecuali sujud. Bukannya tertukar tapi tiba-tiba Delisa lupa bacaan sujudnya. Empat kali sujud, empat kali Delisa lupa. Delisa mengabaikan fakta itu. Toh nanti pas di sekolah ia punya waktu banyak untuk mengingatnya. Umi ikut mengantar Delisa. Hari itu sekolah ramai oleh ibu-ibu. Satu persatu anak maju dan tiba giliran Alisa Delisa. Delisa maju, Delisa akan khusuk. Ia ingat dengan cerita Ustad Rahman tentang bagaimana khusuknya sholat Rasul dan sahabat-sahabatnya.
"Kalo orang yang khusuk pikirannya selalu fokus. Pikirannya satu." Nah jadi kalian sholat harus khusuk. Andaikata ada suara ribut di sekitar, tetap khusuk. Delisa pelan menyebut "ta'awudz". Sedikit gemetar membaca "bismillah". Mengangkat tangannya yang sedikit bergetar meski suara dan hatinya pelan-pelan mulai mantap. "Allahu Akbar". Seratus tiga puluh kilometer dari Lhok Nga. Persis ketika Delisa usai bertakbiratul ihram, persis ucapan itu hilang dari mulut Delisa. Persis di tengah lautan luas yang beriak tenang. LANTAI LAUT RETAK SEKETIKA. Dasar bumi terban seketika! Merekah panjang ratusan kilometer. Menggentarkan melihatnya. Bumi menggeliat. Tarian kematian mencuat. Mengirimkan pertanda kelam menakutkan. Gempa menjalar dengan kekuatan dahsyat. Banda Aceh rebah jimpa. Nias lebur seketika. Lhok Nga menyusul. Tepat ketika di ujung kalimat Delisa, tepat ketika Delisa mengucapkan kata "wa-ma-ma-ti" , lantai sekolah bergetar hebat. Genteng sekolah berjatuhan. Papan tulis lepas, berdebam menghajar lantai. Tepat ketika Delisa bisa melewati ujian pertama kebolak-baliknya, Lhok Nga bergetar terbolak-balik. Gelas tempat meletakkan bunga segar di atas meja bu guru Nur jatuh. Pecah berserakan di lantai, satu beling menggores lengan Delisa. Menembus bajunya. Delisa mengaduh. Umi dan ibu-ibu berteriak di luar. Anak-anak berhamburan berlarian. Berebutan keluar dari daun pintu. Situasi menjadi panik. Kacau balau. "GEMPAR"! "Innashalati, wanusuki, wa-ma... wa-ma... wa-mah-ya-ya, wa-ma-ma-ti. .." Delisa gemetar mengulang bacaannya yang tergantung tadi. Ya Allah, Delisa takut... Delisa gentar sekali. Apalagi lengannya berdarah membasahi baju putihnya. Menyemburat merah. Tapi bukankah kata Ustadz Rahman, sahabat Rasul bahkan tetap tak bergerak saat sholat ketika punggungnya digigit kalajengking? Delisa ingin untuk pertama kalinya ia sholat, untuk pertama kalinya ia bisa membaca bacaan sholat dengan sempurna, Delisa ingin seperti sahabat Rasul. Delisa ingin khusuk, ya Allah... Gelombang itu menyentuh tembok sekolah. Ujung air menghantam tembok sekolah. Tembok itu rekah seketika. Ibu Guru Nur berteriak panik. Umi yang berdiri di depan pintu kelas menunggui Delisa, berteriak keras ...SUBHANALLAH! Delisa sama sekali tidak mempedulikan apa yang terjadi. Delisa ingin khusuk.. Tubuh Delisa terpelanting. Gelombang tsunami sempurna sudah membungkusnya. . Delisa megap-megap. Gelombang tsunami tanpa mengerti apa yang diinginkan Delisa, membanting tubuhnya keras-keras. Kepalanya siap menghujam tembok sekolah yang masih bersisa.
Delisa terus memaksakan diri, membaca takbir setelah "i'tidal..." "Al-la-hu-ak- bar..." Delisa harus terus membacanya! Delisa tidak peduli tembok yang siap menghancurkan kepalanya. Tepat Delisa mengatakan takbir sebelum sujud itu, tepat sebelum kepalanya menghantam tembok itu, selaksa cahaya melesat dari "Arasy Allah." Tembok itu berguguran sebelum sedikit pun menyentuh kepala mungil Delisa yang terbungkus kerudung biru. Air keruh mulai masuk, menyergap Kerongkongannya. Delisa terbatuk. Badannya terus terseret. Tubuh Delisa terlempar kesana kemari. Kaki kanannya menghantam pagar besi sekolah. Meremukkan tulang belulang betis kanannya. Delisa sudah tak bisa menjerit lagi. Ia sudah sempurna pingsan. Mulutnya minum berliter air keruh. Tangannya juga terantuk batang kelapa yang terseret bersamanya. Sikunya patah. Mukanya penuh baret luka dimana-mana. Dua giginya patah. Darah menyembur dari mulutnya.. Saat tubuh mereka berdua mulai perlahan tenggelam, Ibu Guru Nur melepas kerudung robeknya. Mengikat tubuh Delisa yang pingsan di atas papan sekencang yang ia bisa dengan kerudung itu. Lantas sambil menghela nafas penuh arti, melepaskan papan itu dari tangannya pelan-pelan, sebilah papan dengan Delisa yang terikat kencang diatasnya. "Kau harus menyelesaikan hafalan itu, sayang...!" Ibu Guru Nur berbisik sendu. Menatap sejuta makna. Matanya meredup. Tenaganya sudah habis. Ibu Guru Nur bersiap menjemput syahid.
Minggu, 2 Januari 2005 Dua minggu tubuh Delisa yang penuh luka terdampar tak berdaya. Tubuhnya tersangkut di semak belukar. Di sebelahnya terbujur mayat Tiur yang pucat tak berdarah. Smith, seorang prajurit marinir AS berhasil menemukan Delisa yang tergantung di semak belukar, tubuhnya dipenuhi bunga-bunga putih. Tubuhnya bercahaya, berkemilau, menakjubkan! Delisa segera dibawa ke Kapal Induk John F Kennedy. Delisa dioperasi, kaki kanannya diamputasi. Siku tangan kanannya di gips. Luka-luka kecil di kepalanya dijahit. Muka lebamnya dibalsem tebal-tebal. Lebih dari seratus baret di sekujur tubuhnya. Aisyah dan Zahra, mayatnya ditemukan sedang berpelukan. Mayat Fatimah juga sudah ditemukan. Hanya Umi Salamah yang mayatnya belum ditemukan.Abi Usman hanya memiliki seorang bidadari yang masih belum sadar dari pingsan. Prajurit Smith memutuskan untuk menjadi mu'alaf setelah melihat kejadian yang menakjubkan pada Delisa. Ia mengganti namanya menjadi Salam. Tiga minggu setelah Delisa dirawat di Kapal induk, akhirnya ia diijinkan pulang. Delisa dan Abi Usman kembali ke Lhok Nga. Mereka tinggal bersama para korban lainnya di tenda-tenda pengungsian. Hari-hari diliputi duka. Tapi duka itu tak mungkin didiamkan berkepanjangan. Abi Usman dan Delisa kembali ke rumahnya yang dibangun kembali dengan sangat sederhana. Delisa kembali bermain bola, Delisa kembali mengaji, Delisa dan anak-anak korban tsunami lainnya, kembali sekolah dengan peralatan seadanya. Delisa kembali mencoba menghafal bacaan sholat dengan sempurna. Ia sama sekali tidak sulit menghafalnya. "Orang-orang yang kesulitan melakukan kebaikan itu, mungkin karena hatinya, Delisa. Hatinya tidak ikhlas! Hatinya jauh dari ketulusan." Begitu kata Ubai salah seorang relawan yang akrab dengan Delisa. 21 Mei 2005 Ubai mengajak Delisa dan murid-muridnya yang lain ke sebuah bukit. Hari itu Delisa sholat dengan bacaan sholat yang sempurna. Tidak terbolak-balik. Delisa bahkan membaca doa dengan sempurna. Usai sholat, Delisa terisak. Ia bahagia sekali. Untuk pertama kalinya ia menyelesaikan sholat dengan baik. Sholat yang indah. Mereka belajarmenggurat kaligrafi di atas pasir yang dibawanya dengan ember plastik. Sebelum pergi meninggalkan bukit itu, Delisa meminta ijin mencuci tangan di sungai dekat dari situ. Ketika ujung jemarinya menyentuh sejuknya air sungai. Seekor burung belibis terbang di atas kepalanya. Memercikkan air di mukanya.. Delisa terperanjat. Mengangkat kepalanya. Menatap burung tersebut yang terbang menjauh. Ketika itulah Delisa menatap sesuatu diseberang sungai. Kemilau kuning. Indah menakjubkan, memantulkan cahaya matahari senja. Sesuatu itu terjuntai di sebuah semak belukar indah yang sedang berbuah. Delisa gentar sekali. Ya Allah! Seuntai kalung yang indah tersangkut. Ada huruf D disana. Delisa serasa mengenalinya. D untuk Delisa. Diatas semak belukar yang merah buahnya. Kalung itu tersangkut di tangan. Tangan yang sudah menjadi kerangka. Sempurna kerangka manusia.Putih. Utuh. Bersandarkan semak belukar itu. UMMI........ .......
Senin, 15 September 2008
Kamis, 11 September 2008
Senin, 08 September 2008
The 7 Children In "The Sound of Music
After 40 Years "The Sound of Music" is a 1965 film.
It won the Academy Award for Best Picture of 1965 and is one of the most popular musicals ever produced.
Still remember the 7 children of the Trapp family?
They were having a reunion after 40 years and all were looking healthy and amazingly well.....
Aduuuh ini my fav. Amazing memang melihat mereka oke2 aja ...
keep singing !! hehehehe (ldf/090908)





Mentega Wysman
Posting NCC
Coba bantu ya, sekitar 2 tahun lalu wysmand sdh halal. Di kemasan memang tidak ada logo halalnya tapi di Jurnal Halal MUI dinyatakan wysmand sdh halal. Tapiiiiii... di Jurnal Halal MUI tahun ini udh gak ada lagi tuh keterangan Wysmand halal, biasanya di Jurnal Halal MUI yg terbit 2 bulan sekali info produk produk yg sdh halal pasti akan selalu sama isinya antara edisi 2 bulan lalu dgn edisi bulan ini, dan jika ada produk yg baru sertifikasi halal di info juga kok di JH MUI. Aku sih ud gak pernah pake lagi takut jatuhnya meragukan. Masih banyak pilihan lain yg sdh halal kok.
Salam Halal
Rifda
Coba bantu ya, sekitar 2 tahun lalu wysmand sdh halal. Di kemasan memang tidak ada logo halalnya tapi di Jurnal Halal MUI dinyatakan wysmand sdh halal. Tapiiiiii... di Jurnal Halal MUI tahun ini udh gak ada lagi tuh keterangan Wysmand halal, biasanya di Jurnal Halal MUI yg terbit 2 bulan sekali info produk produk yg sdh halal pasti akan selalu sama isinya antara edisi 2 bulan lalu dgn edisi bulan ini, dan jika ada produk yg baru sertifikasi halal di info juga kok di JH MUI. Aku sih ud gak pernah pake lagi takut jatuhnya meragukan. Masih banyak pilihan lain yg sdh halal kok.
Salam Halal
Rifda
Jumat, 05 September 2008
Hukum Allah SWT
Hukum Allah SWT terbagi atas 2 macam yaitu :
1. Hukum Takwini (penciptaan)
2. Hukum Tasyri'i (penentuan syariat)
Hukum Takwini adalah semua aturan ilmiah atau hukum sains yang harus dipatuhi alam semesta dalam proses pembentukan dan perkembangannya.
Hukum Tasyri'i adalah wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada para nabi untuk disampaikan kepada umat manusia, agar mereka mengambil dan menjalankannya.
Bila dinisbat pada diri kita, sebagai manusia maka hukum Takwini keberadaannya mendahului hukum Tasyri'i. Dalam hukum takwini tidak ada kebebasan. Makluk Allah SWT tidak bisa menentukan pilihannya karena sudah merupakan ketetapan. Sementara hukum Tasyri'i ada ruang yang luas bagi kebebasan Mahluk Allah SWT untuk menentukan kehendaknya.
Salah satu contohnya adalah penciptaan langit dan bumi, cukup dengan firman Allah , "Kun ", maka jadilah. Langit tidak bisa menentukan pilihan apakah ia harus ada atau tidak, begitu pula bumi beserta hukum yang berlaku di dalamnya. Itu merupakan contoh Hukum Takwini.
Sementara contoh hukum Tasyri'i adalah wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada para Nabi untuk disampaikan kepada umat manusia, agar mereka mengambil dan menjalankannya. Tidak ada paksaan untuk menjalankannya.
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). (QS. Al Baqarah ayat 256)
Dan didalam surat lainnya :
Maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir (QS. Al Kahfi:29)
Sementara contoh hukum Takwini adalah :
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi :
'Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa.'
Keduanya menjawab , ' Kami datang dengan suka hati'.
Jika dinisbatkan kepada manusia maka hukum Takwini termasuk sesuatu yang gaib.
Allah telah menciptakan langit dan bumi, sementara kita tidak pernah melihat Allah SWT menciptakannya. Kita tidak tahu kapan semua semua itu diciptakan, bagaimana semua itu menjadi ada, dan dengan cara apa atau memakai sara apa penciptaan itu. Kita juga tidak mengetahui sejarah penciptaan langit dan bumu dengan pasti.
Proses penciptaan dan bagaimana penciptaan itu terjadi adalah rahasia yang terkunci rapat. Hanya Allah semata yang mengetahuinya. Adapun materi penciptaan dapat kita cari dan kita selidiki semau kita. Banyak sekali ilmu yang mempelajari danmengupas tentang penciptaan langit dan bumi ini. Sementara bagaimana penciptaan itu terjadi adalah sesuatu yang gaib. Kita tidak tahu kecuali yang Allah beritahukan kepada kita. Dalam Al Qur'an. Allah SWT menjelaskan kepada kita bahwa langit dan bumi diciptakan dalam enam hari. Allah SWT berfirman :
" Allahlah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy" (QS. As-Sajdah:4)
Allah memerintahkan langit, bumi dan segala yang ada didunia ini tersusun dalam enam hari. Jadi seluruhnya tercipta dalam waktu enam hari. Enam hari disini adalah hari-hari bagi Allah. Dan hari-hari Allah tidak sama dengan hari kita. Hari-hari kita ini adalah hari yang kita jalani sekarang di muka bumi. Perbedaan itu terjadi karena alasan yang sangat sederhana. Kita menghitung hari dengan berpedoman pada rotasi bumi terhadap matahari. Sedangkan Allah berbicara tentang hari yang qadim atau 'azali', yang lebih dulu ada daripada bumi dan matahari.
Jadi perhitungan yang dipakai berbeda. Barangkali, enam hari bagi Allah SWT kalau kita hitung dengan memakai perhitungan hita sekarang ini mencapai beribu2 tahun atau berjuta 2 abad, atau lebih banyak dari itu, atau kurang dari itu. Atau barangkali, perhitungan Allah sama sekali tidak seperti itu. Yang pasti perhitungan itu termasuk sesuatu yang gaib, dan kita tidak boleh untuk menafsirkannya. Juga, kita tidak diperbolehkan mendalaminya tanpa disertai ilmu pengetahuan.
Kita tidak tahu masalah kegaiban, kecuali yang dijelaskan oleh Allah SWT kepada kita. Kegaiban adalah suatu hal yang akal kita tidak mampu mencernanya, atau suatu zaman yang kita tidak mampu menemukannya. Segala sesuatu yang gaib, dan Allah telah menjelaskannya, cukuplah kita mempercayainya.
Allah telah menjelaskan kepada kita bahwa penciptaan langit, bumi dan segala yang ada di alam ini terjadi dalam enam hari, kemudian Allah SWT bersemayam diatas Arsy. Maka segala sesuatu di alam ini tunduk kepada Nya, segala sesuatu di alam ini mendekat kepada Nya, segala sesuatu di alam ini bersujud kepada Nya, segala sesuatu di Alam ini menyucikan Nya segala sesuatu di alam ini berada dalam genggaman kekuasaan Nya, dan segala sesuatu di alam ini membutuhkan Nya.
Dia adalah Zat yang mahakaya, yang tidak membutuhkan sesuatupun. Sebaliknya, segala sesuatu yang ada di alam ini membutuhkan Nya.
Selesailah segalanya. Kehendak Allah telah terwujud dan terjadi. Allah menciptakan alam semesta. Setelah alam diciptakan, ia bersujud kepada Tuhan sang pencipta alam. Mereka sujud bersimpuh, memohon dan meratap. Mereka sujud, berserah diri terhadap keputusan Sang Pencipta dan Pengatur Alam.
Semoga bermanfaat. Sekedar disarikan dari penggalan isi buku berjudul Nabi Nabi Allah karangan Ahmad Bahjat karya referensial internasional Best Seller, sebagai ungkapan terima kasih yang mendalam atas tulisanya yang begitu bermanfaat bagi ruh saya. (ldf/050908)
1. Hukum Takwini (penciptaan)
2. Hukum Tasyri'i (penentuan syariat)
Hukum Takwini adalah semua aturan ilmiah atau hukum sains yang harus dipatuhi alam semesta dalam proses pembentukan dan perkembangannya.
Hukum Tasyri'i adalah wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada para nabi untuk disampaikan kepada umat manusia, agar mereka mengambil dan menjalankannya.
Bila dinisbat pada diri kita, sebagai manusia maka hukum Takwini keberadaannya mendahului hukum Tasyri'i. Dalam hukum takwini tidak ada kebebasan. Makluk Allah SWT tidak bisa menentukan pilihannya karena sudah merupakan ketetapan. Sementara hukum Tasyri'i ada ruang yang luas bagi kebebasan Mahluk Allah SWT untuk menentukan kehendaknya.
Salah satu contohnya adalah penciptaan langit dan bumi, cukup dengan firman Allah , "Kun ", maka jadilah. Langit tidak bisa menentukan pilihan apakah ia harus ada atau tidak, begitu pula bumi beserta hukum yang berlaku di dalamnya. Itu merupakan contoh Hukum Takwini.
Sementara contoh hukum Tasyri'i adalah wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada para Nabi untuk disampaikan kepada umat manusia, agar mereka mengambil dan menjalankannya. Tidak ada paksaan untuk menjalankannya.
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). (QS. Al Baqarah ayat 256)
Dan didalam surat lainnya :
Maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir (QS. Al Kahfi:29)
Sementara contoh hukum Takwini adalah :
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi :
'Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa.'
Keduanya menjawab , ' Kami datang dengan suka hati'.
Jika dinisbatkan kepada manusia maka hukum Takwini termasuk sesuatu yang gaib.
Allah telah menciptakan langit dan bumi, sementara kita tidak pernah melihat Allah SWT menciptakannya. Kita tidak tahu kapan semua semua itu diciptakan, bagaimana semua itu menjadi ada, dan dengan cara apa atau memakai sara apa penciptaan itu. Kita juga tidak mengetahui sejarah penciptaan langit dan bumu dengan pasti.
Proses penciptaan dan bagaimana penciptaan itu terjadi adalah rahasia yang terkunci rapat. Hanya Allah semata yang mengetahuinya. Adapun materi penciptaan dapat kita cari dan kita selidiki semau kita. Banyak sekali ilmu yang mempelajari danmengupas tentang penciptaan langit dan bumi ini. Sementara bagaimana penciptaan itu terjadi adalah sesuatu yang gaib. Kita tidak tahu kecuali yang Allah beritahukan kepada kita. Dalam Al Qur'an. Allah SWT menjelaskan kepada kita bahwa langit dan bumi diciptakan dalam enam hari. Allah SWT berfirman :
" Allahlah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy" (QS. As-Sajdah:4)
Allah memerintahkan langit, bumi dan segala yang ada didunia ini tersusun dalam enam hari. Jadi seluruhnya tercipta dalam waktu enam hari. Enam hari disini adalah hari-hari bagi Allah. Dan hari-hari Allah tidak sama dengan hari kita. Hari-hari kita ini adalah hari yang kita jalani sekarang di muka bumi. Perbedaan itu terjadi karena alasan yang sangat sederhana. Kita menghitung hari dengan berpedoman pada rotasi bumi terhadap matahari. Sedangkan Allah berbicara tentang hari yang qadim atau 'azali', yang lebih dulu ada daripada bumi dan matahari.
Jadi perhitungan yang dipakai berbeda. Barangkali, enam hari bagi Allah SWT kalau kita hitung dengan memakai perhitungan hita sekarang ini mencapai beribu2 tahun atau berjuta 2 abad, atau lebih banyak dari itu, atau kurang dari itu. Atau barangkali, perhitungan Allah sama sekali tidak seperti itu. Yang pasti perhitungan itu termasuk sesuatu yang gaib, dan kita tidak boleh untuk menafsirkannya. Juga, kita tidak diperbolehkan mendalaminya tanpa disertai ilmu pengetahuan.
Kita tidak tahu masalah kegaiban, kecuali yang dijelaskan oleh Allah SWT kepada kita. Kegaiban adalah suatu hal yang akal kita tidak mampu mencernanya, atau suatu zaman yang kita tidak mampu menemukannya. Segala sesuatu yang gaib, dan Allah telah menjelaskannya, cukuplah kita mempercayainya.
Allah telah menjelaskan kepada kita bahwa penciptaan langit, bumi dan segala yang ada di alam ini terjadi dalam enam hari, kemudian Allah SWT bersemayam diatas Arsy. Maka segala sesuatu di alam ini tunduk kepada Nya, segala sesuatu di alam ini mendekat kepada Nya, segala sesuatu di alam ini bersujud kepada Nya, segala sesuatu di Alam ini menyucikan Nya segala sesuatu di alam ini berada dalam genggaman kekuasaan Nya, dan segala sesuatu di alam ini membutuhkan Nya.
Dia adalah Zat yang mahakaya, yang tidak membutuhkan sesuatupun. Sebaliknya, segala sesuatu yang ada di alam ini membutuhkan Nya.
Selesailah segalanya. Kehendak Allah telah terwujud dan terjadi. Allah menciptakan alam semesta. Setelah alam diciptakan, ia bersujud kepada Tuhan sang pencipta alam. Mereka sujud bersimpuh, memohon dan meratap. Mereka sujud, berserah diri terhadap keputusan Sang Pencipta dan Pengatur Alam.
Semoga bermanfaat. Sekedar disarikan dari penggalan isi buku berjudul Nabi Nabi Allah karangan Ahmad Bahjat karya referensial internasional Best Seller, sebagai ungkapan terima kasih yang mendalam atas tulisanya yang begitu bermanfaat bagi ruh saya. (ldf/050908)
Kamis, 04 September 2008
Renungan Jumat
Renungan Jumat tentang pintu khusus untuk orang puasa. Dari Sahal bin Sa'ad ra., katanya Rasulullah SAW bersabda :" Didalam surga ada sebuah pintu yang disebut Ar Rayyan. rang orang yang diperkenankan masuk ke surga melalui pintu itu pada hari kiamat kelak hanyalah orang-orang yang puasa, sedangkan yang lain-lainnya tidak diperkenankan. Mereka akan dipanggil, "Hai orang puasa! maka masuklah mereka melalui pintu itu. Setelah orang yang terakhir masuk, pintu itu segera ditutup dan dikunci, sehingga yang lain-lain tidak dapat lagi melaluinya."
(HR. Shahih Muslim no. 1019)
(HR. Shahih Muslim no. 1019)
Rabu, 03 September 2008
Asha sudah hafal Abjad
Saya lagi hepi banget hari ini. Asha semalam sudah bisa menghafal abjad lengkap, sudah kenal semua huruf-hurufnya. Dan dia malah sudah bisa membalik2 nya, seperti M diputar 180 derajat menjadi W, N diputar 90 derajat menjadi Z begitu pula sebaliknya. e diputar balik menjadi G. d menjadi p. s menjadi 5. Ia sudah lama hafal angka dari satu sampai 10 bahasa inggris maupun indonesia, sementara 11 hingga 20 masih suka ngaco2. Untuk yang 11-20 Asha lebih cepat menghafal bahasa inggrisnya daripada indonesianya. Dan dia juga suka membalik hurf 9 menjadi 6 dan bilang, "ini sembilan, kalau ini enam", sambil diputar2.
Asha juga bisa membaca abjad dari arah atas. Jadi dia sudah paham benar abjad tersebut walaupun hurufnya di balik2. Padahal bicaranya juga masih belum lancar.
Asha umurnya 2 tahun 8 bulan lebih.
Aaah mungkin semua ibu bangga pada anaknya, dan menganggap anaknya paling pintar. hehehe... tapi saya benar2 bangga dan tidak bisa menyembunyikannya. (ldf/3 sept 08)
Asha juga bisa membaca abjad dari arah atas. Jadi dia sudah paham benar abjad tersebut walaupun hurufnya di balik2. Padahal bicaranya juga masih belum lancar.
Asha umurnya 2 tahun 8 bulan lebih.
Aaah mungkin semua ibu bangga pada anaknya, dan menganggap anaknya paling pintar. hehehe... tapi saya benar2 bangga dan tidak bisa menyembunyikannya. (ldf/3 sept 08)
Selasa, 02 September 2008
SITUS KESEHATAN
Alamat-alamat
MAKANAN
Sate Afrika
terletak di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari tepi Jalan KS Tubun, yang jaraknya sekitar 200 meter. Warung tersebut buka hanya sekitar tiga-empat jam sehari yaitu dari pukul 11.00 sampai pukul 14.00 atau 15.00. Nah, kalau suatu saat Anda ke sana berombongan, sebaiknya lakukan pemesanan terlebih dahulu. Nomor kontak yang bisa dihubungi yaitu 0856 9100 0806.
Sate Afrika
terletak di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari tepi Jalan KS Tubun, yang jaraknya sekitar 200 meter. Warung tersebut buka hanya sekitar tiga-empat jam sehari yaitu dari pukul 11.00 sampai pukul 14.00 atau 15.00. Nah, kalau suatu saat Anda ke sana berombongan, sebaiknya lakukan pemesanan terlebih dahulu. Nomor kontak yang bisa dihubungi yaitu 0856 9100 0806.
Sate Afrika: Garing, Gurih, dan "Maknyus"
INI BUKAN MAKANAN SEHAT , itu pasti ! tapi mungkin enak dan ada yang cari, karena itu saya posting disini.

EGIDIUS PATNISTIK/KOMPAS.COM
Daging domba setengah matang yang akan dipotong kecil-kecil lalu diberi penyedap rasa serta garam.
Rabu, 30 April 2008 16:08 WIB
ASAP mengepul dari tungku pembakaran Sate Afrika di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/4). Dari tepi Jalan KS Tubun, yang jaraknya sekitar 200 meter dari tungku pembakaran, aroma daging bakar sudah menusuk hidung.
Saya kembali ke Sate Afrika milik Ismail Coulubally (51). Tahun lalu saya ke sini. Kecuali nomor telepon untuk pemesanan, kondisi tempat ini tidak berubah: masih berupa warung terbuka dengan pengunjung yang berjubel menjelang makan siang.
Imigran Afrika
Sate Afrika boleh jadi merupakan satu-satunya tempat makan khas Afrika di Ibukota. Ismail, pria asal Mali, sebuah negara bekas koloni Perancis di sub-Sahara, Afrika Barat, merintis tempat makan itu tahun 1999.
Ia masuk Indonesia tahun 1997. "Satu tahun saya dagang sepatu tetapi tidak ada untung. Saya putar otak. Orang Afrika di sini kebanyakan dagang tekstil, obat, sampai narkoba dan uang palsu. Tapi belum ada ada yang dagang makanan," kata Ismail yang telah menikah dengan seorang wanita Sunda.
Pria berjanggut lebat yang mengusai Bahasa Perancis, Italia, Arab, Indonesia, dan tentu saja bahasa Mali, memutuskan untuk berbelok haluan. Ia lalu merintis usaha tempat makan khas Mali di Jalan KS Tubun nomor 6, di antara Museum Tekstil dan Gedung Indonesia Power.
Semula, pengujungnya kebanyakan orang Afrika, sekarang orang Indonesia lebih banyak. Nama Sate Afrika yang terdengar eksotik boleh jadi mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mampir ke tempat itu.
Namun warung itu sesungguhnya tanpa nama. Sate Afrika merupakan nama yang tersebar di antara pelanggan, kemudian terlanjur terkenal. Meski disebut sate, jangan bayangkan masakan Ismail itu seperti sate dalam arti yang umum.
Sate atau satai dalam leksikon kuliner Indonesia adalah irisan daging kecil-kecil yang ditusuk dan dipanggang, diberi bumbu kacang atau kecap. Sate Ismail Coulubally tidak ditusuk, tidak diberi bumbu kacang atau kecap.
"Kalau pakai tusuk lalu dibakar, bagian daging yang berada di tusukan tidak kena api, masih berdarah. Itu tidak baik," katanya. Proses pembuatan masakan Ismail lebih mirip barbekeu dan ketika disajikan tampilannya lebih mirip kambing guling. Hanya saja dagingnya lebih garing.
"Dalam bahasa daerah saya, masakan ini namanya diby soko. Diby bisa diterjemahkan sebagai sate dan soko artinya daging. Jadi ini bisa disebut sate daging," kata Ismail.
Di Mali, kata dia, daging yang digunakan biasanya daging kambing, domba, sapi, dan unta. "Daging unta juga enak, tergantung cara memasaknya. Di sini saya pernah coba daging kambing tetapi baunya keras. Domba lebih lembut baunya," kata Ismail lagi.
Domba yang dipakai adalah domba betina, berusia satu sampai dua tahun dengan berat badan maksimal 20 kilogram. Domba-domba itu dipesan dari Cipanas, Jawa Barat. Ismail memesan dua sampai tiga ekor domba setiap hari.
Tidak banyak bumbu
Dalam mengolah masakannya, Ismail tidak menggunakan banyak bumbu. Meski begitu satenya terasa empuk, garing, dan gurih. Rasa dagingnya menonjol. Menurut salah seorang karyawan tempat itu, bumbunya hanya penyedap rasa dan garam.
Ismail juga menyediakan sambel lampung yang dicampur dengan mustard. Orang bisa mencocol potongan daging dalam sambal yang dicampur mustard tersebut. Namun tanpa dicocol sambal pun rasa satenya sudah makyus.
Proses pengolahannya tergolong sederhana "Pertama, daging dipotong-potong dalam ukuran besar, lalu dibakar di atas bara sampai hampir matang," kata Ismail.
Selanjutnya, daging diungkep dalam panci. "Tidak pakai air atau minyak. Nanti minyak dagingnya keluar sendiri. Itu sekitar 20 menit. Minyak itu dibuang. Jadi kolesterolnya mati (tidak ada). Makanya, makan makanan saya tidak akan kolesterol atau darah tinggi karena minyaknya sudah dibuang. Ketika memotong daging, lemak-lemaknya juga kami buang," katanya.
Setelah diungkep, daging dipotong-potong kecil kemudian dibakar sampai matang. Selama proses itu, lemaknya terus keluar. Potongan daging lalu dimasukkan ke dalam panci kecil, ditaburi garam halus, penyedap rasa serta irisan bawang bombay mentah. Panci digoyang-goyang agar garam dan penyedap rasa tersebar merata. Kemudian daging dibungkus pakai aluminium foil dan ditaruh di atas tungku pembakaran yang masih panas. Kalau ada pelanggan, bungkusan tinggal dibuka, daging disuguhkan.
Pilihan menu ada dua macam, sate daging atau jeroan. Sate daging seporsi harganya Rp 35.000 sementara jeroan Rp 30.000.
Satu lagi keunikan tempat ini. Sate disajikan bersama pisang tanduk mengkal yang digoreng tanpa tepung. Pisang? Ya, pisang! Di Afrika, kata Ismail, orang biasa makan pisang sebagai sumber karbohidrat, dan lauknya daging. Meski begitu, buat Anda yang merasa belum makan kalau belum menyentuh nasi, tidak usah kuatir, nasi juga tersedia.
Warung tersebut buka hanya sekitar tiga-empat jam sehari yaitu dari pukul 11.00 sampai pukul 14.00 atau 15.00. Nah, kalau suatu saat Anda ke sana berombongan, sebaiknya lakukan pemesanan terlebih dahulu. Nomor kontak yang bisa dihubungi yaitu 0856 9100 0806.

EGIDIUS PATNISTIK/KOMPAS.COM
Daging domba setengah matang yang akan dipotong kecil-kecil lalu diberi penyedap rasa serta garam.
Rabu, 30 April 2008 16:08 WIB
ASAP mengepul dari tungku pembakaran Sate Afrika di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/4). Dari tepi Jalan KS Tubun, yang jaraknya sekitar 200 meter dari tungku pembakaran, aroma daging bakar sudah menusuk hidung.
Saya kembali ke Sate Afrika milik Ismail Coulubally (51). Tahun lalu saya ke sini. Kecuali nomor telepon untuk pemesanan, kondisi tempat ini tidak berubah: masih berupa warung terbuka dengan pengunjung yang berjubel menjelang makan siang.
Imigran Afrika
Sate Afrika boleh jadi merupakan satu-satunya tempat makan khas Afrika di Ibukota. Ismail, pria asal Mali, sebuah negara bekas koloni Perancis di sub-Sahara, Afrika Barat, merintis tempat makan itu tahun 1999.
Ia masuk Indonesia tahun 1997. "Satu tahun saya dagang sepatu tetapi tidak ada untung. Saya putar otak. Orang Afrika di sini kebanyakan dagang tekstil, obat, sampai narkoba dan uang palsu. Tapi belum ada ada yang dagang makanan," kata Ismail yang telah menikah dengan seorang wanita Sunda.
Pria berjanggut lebat yang mengusai Bahasa Perancis, Italia, Arab, Indonesia, dan tentu saja bahasa Mali, memutuskan untuk berbelok haluan. Ia lalu merintis usaha tempat makan khas Mali di Jalan KS Tubun nomor 6, di antara Museum Tekstil dan Gedung Indonesia Power.
Semula, pengujungnya kebanyakan orang Afrika, sekarang orang Indonesia lebih banyak. Nama Sate Afrika yang terdengar eksotik boleh jadi mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mampir ke tempat itu.
Namun warung itu sesungguhnya tanpa nama. Sate Afrika merupakan nama yang tersebar di antara pelanggan, kemudian terlanjur terkenal. Meski disebut sate, jangan bayangkan masakan Ismail itu seperti sate dalam arti yang umum.
Sate atau satai dalam leksikon kuliner Indonesia adalah irisan daging kecil-kecil yang ditusuk dan dipanggang, diberi bumbu kacang atau kecap. Sate Ismail Coulubally tidak ditusuk, tidak diberi bumbu kacang atau kecap.
"Kalau pakai tusuk lalu dibakar, bagian daging yang berada di tusukan tidak kena api, masih berdarah. Itu tidak baik," katanya. Proses pembuatan masakan Ismail lebih mirip barbekeu dan ketika disajikan tampilannya lebih mirip kambing guling. Hanya saja dagingnya lebih garing.
"Dalam bahasa daerah saya, masakan ini namanya diby soko. Diby bisa diterjemahkan sebagai sate dan soko artinya daging. Jadi ini bisa disebut sate daging," kata Ismail.
Di Mali, kata dia, daging yang digunakan biasanya daging kambing, domba, sapi, dan unta. "Daging unta juga enak, tergantung cara memasaknya. Di sini saya pernah coba daging kambing tetapi baunya keras. Domba lebih lembut baunya," kata Ismail lagi.
Domba yang dipakai adalah domba betina, berusia satu sampai dua tahun dengan berat badan maksimal 20 kilogram. Domba-domba itu dipesan dari Cipanas, Jawa Barat. Ismail memesan dua sampai tiga ekor domba setiap hari.
Tidak banyak bumbu
Dalam mengolah masakannya, Ismail tidak menggunakan banyak bumbu. Meski begitu satenya terasa empuk, garing, dan gurih. Rasa dagingnya menonjol. Menurut salah seorang karyawan tempat itu, bumbunya hanya penyedap rasa dan garam.
Ismail juga menyediakan sambel lampung yang dicampur dengan mustard. Orang bisa mencocol potongan daging dalam sambal yang dicampur mustard tersebut. Namun tanpa dicocol sambal pun rasa satenya sudah makyus.
Proses pengolahannya tergolong sederhana "Pertama, daging dipotong-potong dalam ukuran besar, lalu dibakar di atas bara sampai hampir matang," kata Ismail.
Selanjutnya, daging diungkep dalam panci. "Tidak pakai air atau minyak. Nanti minyak dagingnya keluar sendiri. Itu sekitar 20 menit. Minyak itu dibuang. Jadi kolesterolnya mati (tidak ada). Makanya, makan makanan saya tidak akan kolesterol atau darah tinggi karena minyaknya sudah dibuang. Ketika memotong daging, lemak-lemaknya juga kami buang," katanya.
Setelah diungkep, daging dipotong-potong kecil kemudian dibakar sampai matang. Selama proses itu, lemaknya terus keluar. Potongan daging lalu dimasukkan ke dalam panci kecil, ditaburi garam halus, penyedap rasa serta irisan bawang bombay mentah. Panci digoyang-goyang agar garam dan penyedap rasa tersebar merata. Kemudian daging dibungkus pakai aluminium foil dan ditaruh di atas tungku pembakaran yang masih panas. Kalau ada pelanggan, bungkusan tinggal dibuka, daging disuguhkan.
Pilihan menu ada dua macam, sate daging atau jeroan. Sate daging seporsi harganya Rp 35.000 sementara jeroan Rp 30.000.
Satu lagi keunikan tempat ini. Sate disajikan bersama pisang tanduk mengkal yang digoreng tanpa tepung. Pisang? Ya, pisang! Di Afrika, kata Ismail, orang biasa makan pisang sebagai sumber karbohidrat, dan lauknya daging. Meski begitu, buat Anda yang merasa belum makan kalau belum menyentuh nasi, tidak usah kuatir, nasi juga tersedia.
Warung tersebut buka hanya sekitar tiga-empat jam sehari yaitu dari pukul 11.00 sampai pukul 14.00 atau 15.00. Nah, kalau suatu saat Anda ke sana berombongan, sebaiknya lakukan pemesanan terlebih dahulu. Nomor kontak yang bisa dihubungi yaitu 0856 9100 0806.


Senin, 01 September 2008
Sel Telur Awal Muncul dari Ovarium
Kamis, 31 July 2008 11:42
WIBUNTUK pertama kalinya dalam sejarah para ahli di Belgia belum lama ini berhasil merekam dengan sangat jelas proses awal pada reproduksi manusia, yakni keluarnya sel telur dari ovarium seorang wanita.Adalah ginekolog Dr Jacques Donnez dari Universitas Katolik Louvain (UCL) di Brussels yang berhasil merekam proses pelepasan oosit dari ovarium ketika ia sedang melakukan operasi histerektomi atau pengangkatan kandungan (rahim, uterus) seorang wanita. Gambar-gambar yang menakjubkan ini juga dipublikasikan dalam majalah New Scientist.Secara alami, wanita normal mengeluarkan satu hingga beberapa sel telur setiap bulan ketika memasuki masa-masa subur. Namun begitu, sejauh ini belum ada ahli yang mampu merekam secara jelas dan detail momen-momen keluarnya sel telur manusi dari organ wanita.Sel telur dihasilkan oleh folikel-folikel, kantung-kantung berisi cairan, di bagian dalam ovarium yang pada masa ovulasi akan mengeluarkan benjolan (protrusi) kecil berwarna kemerahan yang terlihat dalam gambar.Telur-telur akan muncul pada ujung benjolan tersebut dengan bentuk sel-sel yang mirip jeli. Setelah keluar dan lepas dari benjolan tersebut, sel-sel kemudian akan berkelana menuju tuba falopi di mana nantinya akan dibuahi oleh sel sperma dari seorang pria.Sel telur dalam gambar tersebut adalah milik seorang perempuan berusia 45 tahun asal Belgia. Donnez mengatakan, beberapa teori mengindikasikan bahwa pelepasan sel telur dalam ovarium bersifat “eksplosif”, namun apa yang direkamnya ini berlangsung sekitar 15 menit.
Indahnya malam pertama kita
Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa
Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudaraHari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok Kita....
Itulah jasad Kita waktu itu
Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ....jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita...
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...
Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..
pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya.... .
Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap
Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...
Dan tak seorangpun yang tahu....
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan... ..
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi .....sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga
Baca jika anda ada masa /waktu untuk ALLAH.
Bacalah hingga habis.
Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi anugerah untuk membaca terus hingga ke akhir.
ALLAH, bila saya membaca e-mail ini, saya pikir saya tidak ada waktu untuk ini....
Lebih lebih lagi diwaktu kerja.
Kemudian saya tersadar bahwa pemikiran semacam inilah yang .... Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia ini.
Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada hari Jum'at......
Mungkin malam JUM'AT?
Dan sewaktu solat MAGRIB SAJA?
Kita suka ALLAH pada masa kita sakit....
Dan sudah pasti waktu ada kematian...
Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk ALLAH waktu bekerja atau bermain?
Karena...Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.
Semoga ALLAH mengampuni aku karena menyangka... ... Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH bukan lah yang paling utama dalam hidup ku (nauzubillah) Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang telah DIA berikan kepada kita.
DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita sebelum kita meminta.
ALLAH Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan hari.
TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna.
Susah vs. Senang
Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?
Kenapa mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai ceramah kita segar kembali?
Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita bangga mem "forward" kan email yang tak senonoh?
Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.
adalah yang terbaik....
Tidak perlu bayaran , tetapi ganjaran lumayan.
Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman PADA ALLAH
setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi mereka.
Tidakkah lucu bila seseorang berkata "AKU BERIMAN PADA ALLAH"
TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also "believes" in ALLAH ).
Tidakkah lucu bagaimana anda mampu mengirim ribuan email lawak yang akhirnya tersebar bagai api yang tidak terkendali., tetapi bila anda mengirim email mengenai ISLAM, sering orang berpikir 10 kali untuk berkongsi?
Tidakkah mengherankan bagaimana bila anda mulai mengirim pesan ini anda tidak akan mengirim kepada semua rekan anda karena memikirkan apa tanggapan mereka terhadap anda atau anda tak pasti apakah mereka suka atau tidak?.
Tidakkah mengherankan bagaimana anda merasa risau akan tanggapan orang kepada saya lebih dari tanggapan ALLAH terhadap anda.
Aku berDOA , untuk semua yang mengirim pesan ini kepada semua rekan mereka di rahmati ALLAH
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa
Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudaraHari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok Kita....
Itulah jasad Kita waktu itu
Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ....jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita...
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...
Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..
pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya.... .
Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap
Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...
Dan tak seorangpun yang tahu....
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan... ..
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi .....sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga
Baca jika anda ada masa /waktu untuk ALLAH.
Bacalah hingga habis.
Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi anugerah untuk membaca terus hingga ke akhir.
ALLAH, bila saya membaca e-mail ini, saya pikir saya tidak ada waktu untuk ini....
Lebih lebih lagi diwaktu kerja.
Kemudian saya tersadar bahwa pemikiran semacam inilah yang .... Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia ini.
Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada hari Jum'at......
Mungkin malam JUM'AT?
Dan sewaktu solat MAGRIB SAJA?
Kita suka ALLAH pada masa kita sakit....
Dan sudah pasti waktu ada kematian...
Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk ALLAH waktu bekerja atau bermain?
Karena...Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.
Semoga ALLAH mengampuni aku karena menyangka... ... Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH bukan lah yang paling utama dalam hidup ku (nauzubillah) Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang telah DIA berikan kepada kita.
DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita sebelum kita meminta.
ALLAH Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan hari.
TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna.
Susah vs. Senang
Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?
Kenapa mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai ceramah kita segar kembali?
Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita bangga mem "forward" kan email yang tak senonoh?
Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.
adalah yang terbaik....
Tidak perlu bayaran , tetapi ganjaran lumayan.
Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman PADA ALLAH
setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi mereka.
Tidakkah lucu bila seseorang berkata "AKU BERIMAN PADA ALLAH"
TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also "believes" in ALLAH ).
Tidakkah lucu bagaimana anda mampu mengirim ribuan email lawak yang akhirnya tersebar bagai api yang tidak terkendali., tetapi bila anda mengirim email mengenai ISLAM, sering orang berpikir 10 kali untuk berkongsi?
Tidakkah mengherankan bagaimana bila anda mulai mengirim pesan ini anda tidak akan mengirim kepada semua rekan anda karena memikirkan apa tanggapan mereka terhadap anda atau anda tak pasti apakah mereka suka atau tidak?.
Tidakkah mengherankan bagaimana anda merasa risau akan tanggapan orang kepada saya lebih dari tanggapan ALLAH terhadap anda.
Aku berDOA , untuk semua yang mengirim pesan ini kepada semua rekan mereka di rahmati ALLAH
Pengobatan Penyakit Kanker (cancer) Dengan Mudah Dengan Hidup Sehat
PENYAKIT KANKER (CANCER), UPDATE DARI RUMAH SAKIT JOHNS HOPKINS SETELAH BERTAHUN2 MENGATAKAN PADA KHALAYAK BAHWA KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU2NYA UNTUK MENCOBA (KATA KUNCI:MENCOBA) DAN MENGHILANGKAN PENYAKIT CANCER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MULAI MENGATAKAN: ADA CARA ALTERNATIF !
Update dari John Hopkins:
1. Tiap orang mempunyai sel kanker.
Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel2 ini berkembang biak hingga berjuta jumlahnya. Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa tidak ada sel kanker lagi! Setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel2 cancer karena sel2 tersebut sudah berada di bawah ukuran / jumlah yang dapat terdeteksi.
2. Sel cancer tumbuh antara 6 sampai lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.
3. Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel2 cancer akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah banyak dan membentuk tumor.
4. Pada saat seseorang menderita cancer ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.
5. Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (pola makan) dan menambahkan asupan suplemen.
6. Kemoterapi, meracuni sel cancer yang bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel sehat dalam tulang sumsum, gastro-intestinal tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ2 lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru2 dll.
7. Sedangkan radiasi, bersamaan dengan fungsinya yang menghancurkan sel cancer, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang sehat.
8. Perawatan dini dengan kemoterapi dan radiasi dapat mengurangi ukuran tumor, namun penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih lanjut.
9. Pada saat tubuh menanggung beban racun yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur, karena itulah seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.
10. Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel cancer menyebar ke tempat2 lainnya.
11. Cara efektif untuk melawan cancer adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak.
SEL CANCER MEMAKAN:
Gula.
Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel cancer. Pengganti gula seperti Nutra Sweet, Equal, Spoonful, dll. dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit.
Garam.
Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg's aminos atau garam laut.
Susu.
Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu kedelai (tanpa gula) sel-sel cancer akan kelaparan.
Sel2 cancer berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit2 untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita cancer.
Dietari yang 80% berbasis sayuran segar dan sarinya (jus), whole grain, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline. 20% dari pe tadi dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif / hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel2 sehat.
Guna memperoleh enzim2 aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius..
Hindari kopi, teh dan coklat, karena mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur2 yang memerangi cancer.
Air, yang paling baik yaitu air yang sudah di saring (filtered) guna menghindari racun2 dan kandungan2 logam dalam air keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung asam.
Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang tidak tercerna dan tertinggal di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk dan menambah timbunan racun.
Dinding sel2 kanker mempunyai selaput protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel2 cancer dan selanjutnya memungkinkan bagi sel2 tubuh untuk menghancurkan sel2 cancer.
Beberapa suplemen menaikan system kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral, EFAs dll.) sehingga memungkinkan sel2 tubuh sehat untuk menghancurkan sel2 cancer.
Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel2 yang rusak, yang tidak dikehendaki atau tidak dibutuhkan. Crypto PPHARs dapat membuat sel cancer bunuh diri sehingga dengan sendirinya menghancurkan sel2 cancer tersebut.
Cancer adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita cancer untuk sembuh.
Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.
Sel cancer tidak dapat berkembang dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup nafas dalam2 dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel2 cancer.
Jangan menggunakan tempat plastic di microwave.
1. Jangan memasukan botol air ke freezer.
2. Jangan menggunakan ' plastic wrap' di microwave.
Rumah Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters-nya.
Informasi ini juga diedarkan di Walter Reed Army Medical Center.
Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel2 di tubuh kita. Jangan membekukan botol plastik dengan air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam plastik.
Baru2 ini Dr.Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik. Terlebih untuk makanan yang mengandung lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel2 tubuh. Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik.
Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tahu apa yang ada di kertas tersebut.
Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin. Beliau juga mengungkapkan tentang plastic wrap seperti saran, juga berbahaya untuk digunakan menutup makanan yang akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat2 beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan.
Tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur).
Update dari John Hopkins:
1. Tiap orang mempunyai sel kanker.
Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel2 ini berkembang biak hingga berjuta jumlahnya. Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa tidak ada sel kanker lagi! Setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel2 cancer karena sel2 tersebut sudah berada di bawah ukuran / jumlah yang dapat terdeteksi.
2. Sel cancer tumbuh antara 6 sampai lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.
3. Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel2 cancer akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah banyak dan membentuk tumor.
4. Pada saat seseorang menderita cancer ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.
5. Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (pola makan) dan menambahkan asupan suplemen.
6. Kemoterapi, meracuni sel cancer yang bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel sehat dalam tulang sumsum, gastro-intestinal tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ2 lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru2 dll.
7. Sedangkan radiasi, bersamaan dengan fungsinya yang menghancurkan sel cancer, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang sehat.
8. Perawatan dini dengan kemoterapi dan radiasi dapat mengurangi ukuran tumor, namun penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih lanjut.
9. Pada saat tubuh menanggung beban racun yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur, karena itulah seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.
10. Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel cancer menyebar ke tempat2 lainnya.
11. Cara efektif untuk melawan cancer adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak.
SEL CANCER MEMAKAN:
Gula.
Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel cancer. Pengganti gula seperti Nutra Sweet, Equal, Spoonful, dll. dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit.
Garam.
Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg's aminos atau garam laut.
Susu.
Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu kedelai (tanpa gula) sel-sel cancer akan kelaparan.
Sel2 cancer berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit2 untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita cancer.
Dietari yang 80% berbasis sayuran segar dan sarinya (jus), whole grain, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline. 20% dari pe tadi dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif / hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel2 sehat.
Guna memperoleh enzim2 aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius..
Hindari kopi, teh dan coklat, karena mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur2 yang memerangi cancer.
Air, yang paling baik yaitu air yang sudah di saring (filtered) guna menghindari racun2 dan kandungan2 logam dalam air keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung asam.
Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang tidak tercerna dan tertinggal di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk dan menambah timbunan racun.
Dinding sel2 kanker mempunyai selaput protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel2 cancer dan selanjutnya memungkinkan bagi sel2 tubuh untuk menghancurkan sel2 cancer.
Beberapa suplemen menaikan system kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral, EFAs dll.) sehingga memungkinkan sel2 tubuh sehat untuk menghancurkan sel2 cancer.
Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel2 yang rusak, yang tidak dikehendaki atau tidak dibutuhkan. Crypto PPHARs dapat membuat sel cancer bunuh diri sehingga dengan sendirinya menghancurkan sel2 cancer tersebut.
Cancer adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita cancer untuk sembuh.
Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.
Sel cancer tidak dapat berkembang dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup nafas dalam2 dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel2 cancer.
Jangan menggunakan tempat plastic di microwave.
1. Jangan memasukan botol air ke freezer.
2. Jangan menggunakan ' plastic wrap' di microwave.
Rumah Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters-nya.
Informasi ini juga diedarkan di Walter Reed Army Medical Center.
Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel2 di tubuh kita. Jangan membekukan botol plastik dengan air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam plastik.
Baru2 ini Dr.Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik. Terlebih untuk makanan yang mengandung lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel2 tubuh. Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik.
Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tahu apa yang ada di kertas tersebut.
Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin. Beliau juga mengungkapkan tentang plastic wrap seperti saran, juga berbahaya untuk digunakan menutup makanan yang akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat2 beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan.
Tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur).
Beli Kurma Asli / Matang pohon dimana ?
Kurma matang pohon/ kurma asli itu memang enak banget. Saya ngga suka manisan kurma, terlalu manis. Manisan kurma itu yang dijual / yang orang2 Indonesia tahu jenis kurma tersebut. Kalau musim puasa, baru deh kurma2 asli/matang pohon itu keluar dari persembunyiannya. Konon kurma2 itu memang disimpan untuk stok bulan puasa, kalo di suply di musim haji takut pas bukan puasa habis kali. Padahal kurma tersebut yang disunahkan untuk di makan.
Rasanya enak, seperti sawo. Apalagi kalau ditaruh di freezer, kita makannya pas dingin2 itu, melted di mulut ... hhhmmm yummy.
Dulu kalau musim haji, dan saya ke Jeddah pasti saya cari kurma itu, adanya di cornice. Cornice itu di tempat penjualan parfum, nah di gedung itu di lantai bawah ada toko yang jual kurma, ditaroh di kotak plastik seperti kotak eskrim walls, dan di taroh juga di freezer model tempat menyimpan ice cream. Sudah tidak ada kulit, tinggal kurma bulat2 saja. Biasanya kurma yang mentahnya warna kuning seperti dukuh yang di freezer. Ada juga kurma yang mentahnya warna merah keunguan, itu juga manisnya enak banget. tapi jarang yang jual kalau sudah di freezer.
Tapi tahun lalu saya senang karena kurma jenis ini sudah masuk di Indonesia. Adanya di Total, Ranch Market, hanganya berkisar antara 27 ribu hingga 60 ribu perbungkusnya. Tapi yang dijual adalah kurma mentah yang warnanya kuning/merah. Nanti kita tunggu matangnya, taruh saja di udara terbuka , jangan di kulkas, nanti dia matang sendiri, warnanya seperti membusuk tapi sebetulnya matang. Rasanya enak, mengkalnya juga enak, yang nyaris matang. Garing. Kriuk2.
Tapi karena mungkin suppliernya tidak tahun dan belinya tidak seragam, mungkin ada yang mentah, sesekali juga ditemui yang rasanya sepat/asam. namanya impor coba2. Tapi lumayan lah, memenuhi kangen saya pada kurma yang dijual di cornice. Saya suka beli beberapa kotak untuk disimpan di freezer.
Kangen jeddah, kangen mekkah, pingin ke Madinnah. (ldf/ 1/9/8)
Rasanya enak, seperti sawo. Apalagi kalau ditaruh di freezer, kita makannya pas dingin2 itu, melted di mulut ... hhhmmm yummy.
Dulu kalau musim haji, dan saya ke Jeddah pasti saya cari kurma itu, adanya di cornice. Cornice itu di tempat penjualan parfum, nah di gedung itu di lantai bawah ada toko yang jual kurma, ditaroh di kotak plastik seperti kotak eskrim walls, dan di taroh juga di freezer model tempat menyimpan ice cream. Sudah tidak ada kulit, tinggal kurma bulat2 saja. Biasanya kurma yang mentahnya warna kuning seperti dukuh yang di freezer. Ada juga kurma yang mentahnya warna merah keunguan, itu juga manisnya enak banget. tapi jarang yang jual kalau sudah di freezer.
Tapi tahun lalu saya senang karena kurma jenis ini sudah masuk di Indonesia. Adanya di Total, Ranch Market, hanganya berkisar antara 27 ribu hingga 60 ribu perbungkusnya. Tapi yang dijual adalah kurma mentah yang warnanya kuning/merah. Nanti kita tunggu matangnya, taruh saja di udara terbuka , jangan di kulkas, nanti dia matang sendiri, warnanya seperti membusuk tapi sebetulnya matang. Rasanya enak, mengkalnya juga enak, yang nyaris matang. Garing. Kriuk2.
Tapi karena mungkin suppliernya tidak tahun dan belinya tidak seragam, mungkin ada yang mentah, sesekali juga ditemui yang rasanya sepat/asam. namanya impor coba2. Tapi lumayan lah, memenuhi kangen saya pada kurma yang dijual di cornice. Saya suka beli beberapa kotak untuk disimpan di freezer.
Kangen jeddah, kangen mekkah, pingin ke Madinnah. (ldf/ 1/9/8)
JANGAN BERBUKA PUASA DENGAN YANG MANIS
Oleh Herry Mardian
SEBENTAR lagi Ramadhan. Di bulan puasa itu, sering kita dengar kalimat ‘Berbuka puasalah dengan makanan atau minuman yang manis,’ katanya. Konon, itu dicontohkan Rasulullah saw. Benarkah demikian?
Dari Anas bin Malik ia berkata : “Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud)
Nabi Muhammad Saw berkata : “Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.”
Nah. Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak mendapat kurma, beliau berbuka puasa dengan air. Samakah kurma dengan ‘yang manis-manis’? Tidak. Kurma, adalah karbohidrat kompleks (complex carbohydrate). Sebaliknya, gula yang terdapat dalam makanan atau minuman yang manis-manis yang biasa kita konsumsi sebagai makanan berbuka puasa, adalah karbohidrat sederhana (simple carbohydrate). Darimana asalnya sebuah kebiasaan berbuka dengan yang manis? Tidak jelas. Malah berkembang jadi waham umum di masyarakat, seakan-akan berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang manis adalah ’sunnah Nabi’. Sebenarnya tidak demikian. Bahkan sebenarnya berbuka puasa dengan makanan manis-manis yang penuh dengan gula (karbohidrat sederhana) justru merusak kesehatan.
Dari dulu saya tergelitik tentang hal ini, bahwa berbuka puasa ‘disunnahkan’ minum atau makan yang manis-manis. Sependek ingatan saya, Rasulullah mencontohkan
Kurma, dalam kondisi asli, justru tidak terlalu manis, sehingga tidak menggemukkan (data http://www.weight-loss-advisor.com/weightlossarticles/date-nutrition.htm dan http://www.thefruitpages.com/chartdates.shtml).
Tapi kurma yang didatangkan ke Indonesia dalam kemasan-kemasan di bulan Ramadhan sudah berupa ‘manisan kurma’, bukan lagi kurma segar. Manisan kurma ini justru ditambah kandungan gula yang berlipat-lipat kadarnya agar awet dalam perjalanan ekspornya. Sangat jarang kita menemukan kurma impor yang masih asli dan belum berupa manisan. Kalaupun ada, sangat mungkin harganya menjadi sangat mahal.
Kenapa berbuka puasa dengan yang manis justru merusak kesehatan?
Ketika berpuasa, kadar gula darah kita menurun. Kurma, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, adalah karbohidrat kompleks, bukan gula (karbohidrat sederhana). Karbohidrat kompleks, untuk menjadi glikogen, perlu diproses sehingga makan waktu. Sebaliknya, Kalau karbohidrat kompleks seperti kurma asli, naiknya pelan-pelan.
Mari kita bicara ‘indeks glikemik’ (glycemic index/GI) saja. Glycemic Index (GI) adalah laju perubahan makanan diubah menjadi gula dalam tubuh. Makin tinggi glikemik indeks dalam makanan, makin cepat makanan itu dirubah menjadi gula, dengan demikian tubuh makin cepat pula menghasilkan respons insulin.
Para praktisi fitness atau pengambil gaya hidup sehat, akan sangat menghindari makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi. Sebisa mungkin mereka akan makan makanan yang indeks glikemiknya rendah. Kenapa? Karena Penimbunan lemak tubuh adalah yang paling dihindari mereka.
Nah, kalau habis perut kosong seharian, lalu langsung dibanjiri dengan gula (makanan yang sangat-sangat tinggi indeks glikemiknya), sehingga respon insulin dalam tubuh langsung melonjak. Dengan demikian, tubuh akan sangat cepat merespon untuk menimbun lemak.
Saya pernah bertanya tentang hal ini kepada seorang sufi yang diberi Allah ‘ilm tentang urusan kesehatan jasad manusia. Kata Beliau, Jangan pernah makan yang manis-manis, karena merusak badan dan bikin penyakit. Itu jawaban beliau.
Kenapa bukan kurma? Sebab kemungkinan besar, manisan kurma kandungan gulanya sudah jauh berlipat-lipat banyaknya.
Kenapa nasi? Lha, nasi adalah karbohidrat kompleks. Perlu waktu untuk diproses dalam tubuh, sehingga respon insulin dalam tubuh juga tidak melonjak. Karena respon insulin tidak tinggi, maka
berbuka puasa dengan makanan manis-manis yang penuh dengan gula (karbohidrat sederhana) justru merusak
buka puasa dengan kurma atau air putih, bukan yang manis-manis.
Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi sangat tinggi tapi berkalori rendah
kalau makan yang manis-manis, kadar gula darah akan melonjak naik, langsung. Bum. Sangat tidak sehat.
makin tinggi respons insulin tubuh, maka tubuh makin menimbun lemak.
kecenderungan tubuh untuk menabung lemak juga rendah.
Inilah sebabnya, di daerah-daerah penimbunan lemak: perut, pinggang, bokong, paha, belakang lengan, pipi, dan sebagainya. Itu karena langsung membanjiri tubuh dengan insulin, melalui makan yang manis-manis, sehingga tubuh menimbun lemak, padahal otot sedang mengecil karena puasa.
Pantas saja kalau badan kita di bulan Ramadhan malah makin terlihat seperti ‘buah pir’, penuh lemak di daerah pinggang. Karena waham umum masyarakat yang mengira bahwa berbuka dengan yang manis-manis adalah ’sunnah’, maka puasa bukannya malah menyehatkan kita.
Banyak orang di bulan puasa justru menjadi lemas, mengantuk, atau justru tambah gemuk karena kebanyakan gula. Karena salah memahami hadits di atas, maka efeknya ‘rajin puasa = rajin berbuka dengan gula.’
Ingin ‘Kurus’
Melenceng dikit dari topik blog ya. Dikit aja. Itung-itung bonus.
Untuk sahabat-sahabat yang ingin kurus: jangan diet (dalam pengertian mengurangi frekuensi makan). Diet justru menambah kecenderungan tubuh untuk menabung lemak karena ‘dilaparkan’. Ketika diet memang makanan tidak masuk, tapi begitu makanan masuk, kecenderungan tubuh untuk menimbun lemak dari makanan justru lebih besar.
Rahasia kurus sebenarnya adalah menjaga agar respon insulin dalam tubuh stabil, tidak melonjak-lonjak. Caranya, hanya makan makanan yang memberi respon insulin rendah, yaitu yang indeks glikemiknya rendah.
Respon insulin tubuh meningkat bila:
(1) Makin tinggi jumlah karbohidrat yang dimakan dalam satu porsi, makin tinggi pula respon insulin tubuh (ini umumnya porsi kita di Indonesia: lebih dari 70 persen dari satu porsi makannya adalah nasi).
Makanya, makanlah dengan karbohidrat cukup lima puluh persennya saja. Sisanya protein, dan 5-10 persennya lemak. Lemak ini cukup dari lemak yang terkandung dalam daging yang kita makan, misalnya. Atau kuning telur. Tidak perlu menambah minyak atau memakan lemak hewan (yang justru buruk pengaruhnya bagi tubuh). Lemak (sedikit!) masih diperlukan untuk mengolah beberapa nutrisi dan vitamin, dan untuk membawa nutrisi ke seluruh tubuh.
(2) Semakin tinggi GI (Glycemic Index) karbohidrat yang dikonsumsi, semakin meningkat pula respon insulin tubuh. Makanya, makan hanya makanan yang GI-nya rendah. Nanti saya jelaskan di bawah.
(3) Semakin jarang makan, semakin meningkat respon insulin setiap kali makan.
Ini sebabnya diet (dalam pengertian: mengurangi frekuensi makan supaya kurus) tidak akan pernah berhasil untuk jangka lama. Setelah diet selesai, tubuh justru akan cenderung lebih gemuk dari sebelum diet. Supaya kurus (baca: supaya respon insulin tidak melonjak) justru harus makan lebih sering (4-5 kali sehari) tapi dengan porsi setengah atau sepertiga porsi biasa, dengan karbohidrat maksimal 50 persen saja setiap porsi.
Kalau respon insulin tubuh sudah stabil, maka tinggal diatur: kalau ingin kurus, kalori yang masuk harus lebih sedikit dari kalori makanan yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari hari. Tambah dengan olahraga teratur untuk membakar lemak berlebih dalam tubuh, dan memperbesar otot. Otot membutuhkan energi, maka makin terlatih otot, ia akan makin mengkonsumsi lemak dalam tubuh kita untuk energi.
Sebaliknya kalau ingin memperbesar otot (bukan gemuk) atau mengencangkan badan, maka kalori yang masuk harus agak lebih banyak dari jumlah kalori yang akan kita pakai untuk aktivitas selama sehari, agar otot mengalami pertumbuhan. Otot sendiri dirangsang pertumbuhannya dan ‘kekencangannya’ dengan olahraga teratur. Perbanyak protein agar pertumbuhan otot optimal. Karbohidrat cukup diposisikan sebagai bahan pemberi energi, bukan untuk mengenyangkan perut.
Lucu ya: kalau atau memperbaiki bentuk badan, termasuk menumbuhkan otot, justru harus makan lebih sering dengan porsi kecil. Makan yang mengandung lemak, goreng-gorengan, kanji, atau karbohidrat sederhana seperti gula, manisan, minuman ringan bersoda dan sebangsanya itu sudah out of the question. Kalau kita jarang makan, atau makan tidak teratur dan sekalinya makan ‘balas dendam habis-habisan’, ya justru respon insulin kita juga melonjak dan membuat tubuh jadi menimbun lemak.
Sekali lagi, baik ketika berbuka puasa atau dalam makanan keseharian, makanlah makanan yang seimbang: 50 persen karbohidrat kompleks, 40-45 persen protein dan 5-10 persen lemak dalam setiap porsinya.
Jauhilah karbohidrat sederhana sebisa mungkin. Kalaupun harus makan karbohidrat sederhana karena butuh energi cepat carilah yang nilai indeks glikemiknya rendah.
Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu untuk diubah tubuh menjadi energi. Dengan demikian, makanan diproses pelan-pelan dan tenaga diperoleh sedikit demi sedikit. Dengan demikian, kita tidak cepat
kurma yang ada di Indonesia adalah ‘manisan kurma’, bukan kurma asli
banyak sekali orang di bulan puasa yang justru lemaknya bertambah
ingin kurus justru harus makan lebih sering dengan porsi lebih kecil
lapar dan energi tersedia dalam waktu lama, cukup untuk aktivitas sehari penuh. Sebaliknya, karbohidrat sederhana menyediakan energi sangat cepat, tapi akan cepat sekali habis sehingga kita mudah lemas. Maka, ketika Makanlah karbohidrat kompleks (protein jangan dilupakan!) sehingga kita tetap berenergi sampai waktu berbuka.
Karbohidrat sederhana, GI tinggi (energi sangat cepat habis, respon insulin tinggi: merangsang penimbunan lemak) adalah: sukrosa (gula-gulaan), makanan manis-manis, manisan, minuman ringan, jagung manis, sirop, atau apapun makanan dan minuman yang mengandung banyak gula. Hindari, puasa atau tidak puasa.
Karbohidrat sederhana, GI rendah (energi cepat, respon insulin rendah): buah-buahan yang tidak terlalu manis seperti pisang, apel, pir, dan sebagainya. Sekarang ngerti kan, kenapa para pemain tenis dunia, pemain bola, pemain basket atau pelari sering terlihat ‘ngemil pisang’ di pinggir lapangan? Karena mereka butuh energi cepat, tapi nggak ingin badannya gembul berlemak.
Karbohidrat Kompleks, GI tinggi (energi pelan-pelan, tapi respon insulinnya tinggi): Nasi putih, kentang, jagung.
Karbohidrat Kompleks, GI rendah (energi dilepas pelan-pelan sehingga tahan lama, respon insulin juga rendah): Gandum, beras merah, umbi-umbian, sayuran. Ini yang paling dicari para praktisi fitness.
Makanan yang diproses pelan-pelan (karbohidrat kompleks) akan membuat kita tidak cepat lapar dan energi dihabiskan cukup untuk aktivitas satu hari penuh; respon insulin rendah membuat tubuh kita tidak cenderung untuk menabung lemak.
Kalau saya pribadi, sahur cukup dengan oatmeal gandum (ditambah gula sedikiiiiiit), atau roti coklat gandum, dua atau tiga butir telur rebus (kuningnya saya hancurkan dan ditebarkan di rumput untuk makanan semut-semut di halaman rumah), sayuran segar, dan air putih. Ini sudah cukup untuk membuat tenaga saya tidak habis sampai buka puasa karena energi dari karbohidrat kompleksnya (gandum) akan dilepas pelan-pelan ke dalam tubuh sepanjang hari. Ketika berbuka, sesuai anjuran Rasulullah dan sufi tadi, saya biasanya minum segelas air, lalu shalat maghrib. Setelah shalat makan nasi seperti biasa, sebisa mungkin dengan porsi karbohidrat-protein-lemak-air proporsional. Dan tentu tidak untuk ‘balas dendam’ karena puasa seharian. Ini justru saat yang penting untuk melatih melawan keinginan hawa nafsu ‘makan sekenyang-kenyangnya’. Belajar sabar.
Waham Umum
Oke, kembali ke topik. Nah, saya kira, “berbukalah dengan yang manis-manis” itu adalah kesimpulan yang terlalu tergesa-gesa atas hadits tentang berbuka diatas. Karena kurma rasanya manis, maka muncul anggapan bahwa (disunahkan) berbuka harus dengan yang manis-manis. Pada akhirnya kesimpulan ini menjadi waham dan memunculkan budaya berbuka puasa yang keliru di tengah masyarakat. Yang jelas, ‘berbukalah dengan yang manis’ itu disosialisasikan oleh slogan advertising banyak sekali perusahaan makanan di bulan suci Ramadhan.
Namun demikian, sekiranya ada di antara para sahabat yang menemukan hadits yang jelas bahwa Rasulullah memang memerintahkan berbuka dengan yang manis-manis, mohon ditulis di komentar di bawah, ya. Saya, mungkin juga para sahabat yang lain, ingin sekali tahu.
Semoga tidak termakan waham umum ‘berbukalah dengan yang manis’. Atau lebih baik lagi, jangan mudah termakan waham umum tentang agama. Periksa dulu kebenarannya.
Kalau ingin sehat, ikuti saja kata Rasulullah: “Makanlah hanya ketika lapar, dan berhentilah makan sebelum kenyang.” Juga, “isi sepertiga perut dengan makanan, sepertiga lagi air, dan sepertiga sisanya biarkan kosong.”
“Kita (Kaum Muslimin) adalah suatu kaum yang bila telah merasa lapar barulah makan, dan apabila makan tidak hingga kenyang,” kata Rasulullah.
“Tidak ada satu wadah pun yang diisi oleh Bani Adam, lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah baginya beberapa suap untuk memperkokoh tulang belakangnya agar dapat tegak. Apabila tidak dapat dihindari, cukuplah sepertiga untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya yang bersumber dari Miqdam bin Ma’di Kasib)
Semoga bermanfaat….
Wassalaamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Herry Mardian, Yayasan Paramartha (juga menggemari body building)
Terima kasih kepada Abdul Saman, Dian Novi, Imam Suhadi, Muhammad Sigit, Zaenal Muttaqin, Efi Hanafi, Rahmat Sudarsono dan Melissa Rosanti atas segala ’stimulus’-nya sehingga muncul artikel ini.
makan sahur, jangan makan yang banyak mengandung gula, karena kita akan cepat lemas.
SEBENTAR lagi Ramadhan. Di bulan puasa itu, sering kita dengar kalimat ‘Berbuka puasalah dengan makanan atau minuman yang manis,’ katanya. Konon, itu dicontohkan Rasulullah saw. Benarkah demikian?
Dari Anas bin Malik ia berkata : “Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud)
Nabi Muhammad Saw berkata : “Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.”
Nah. Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak mendapat kurma, beliau berbuka puasa dengan air. Samakah kurma dengan ‘yang manis-manis’? Tidak. Kurma, adalah karbohidrat kompleks (complex carbohydrate). Sebaliknya, gula yang terdapat dalam makanan atau minuman yang manis-manis yang biasa kita konsumsi sebagai makanan berbuka puasa, adalah karbohidrat sederhana (simple carbohydrate). Darimana asalnya sebuah kebiasaan berbuka dengan yang manis? Tidak jelas. Malah berkembang jadi waham umum di masyarakat, seakan-akan berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang manis adalah ’sunnah Nabi’. Sebenarnya tidak demikian. Bahkan sebenarnya berbuka puasa dengan makanan manis-manis yang penuh dengan gula (karbohidrat sederhana) justru merusak kesehatan.
Dari dulu saya tergelitik tentang hal ini, bahwa berbuka puasa ‘disunnahkan’ minum atau makan yang manis-manis. Sependek ingatan saya, Rasulullah mencontohkan
Kurma, dalam kondisi asli, justru tidak terlalu manis, sehingga tidak menggemukkan (data http://www.weight-loss-advisor.com/weightlossarticles/date-nutrition.htm dan http://www.thefruitpages.com/chartdates.shtml).
Tapi kurma yang didatangkan ke Indonesia dalam kemasan-kemasan di bulan Ramadhan sudah berupa ‘manisan kurma’, bukan lagi kurma segar. Manisan kurma ini justru ditambah kandungan gula yang berlipat-lipat kadarnya agar awet dalam perjalanan ekspornya. Sangat jarang kita menemukan kurma impor yang masih asli dan belum berupa manisan. Kalaupun ada, sangat mungkin harganya menjadi sangat mahal.
Kenapa berbuka puasa dengan yang manis justru merusak kesehatan?
Ketika berpuasa, kadar gula darah kita menurun. Kurma, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, adalah karbohidrat kompleks, bukan gula (karbohidrat sederhana). Karbohidrat kompleks, untuk menjadi glikogen, perlu diproses sehingga makan waktu. Sebaliknya, Kalau karbohidrat kompleks seperti kurma asli, naiknya pelan-pelan.
Mari kita bicara ‘indeks glikemik’ (glycemic index/GI) saja. Glycemic Index (GI) adalah laju perubahan makanan diubah menjadi gula dalam tubuh. Makin tinggi glikemik indeks dalam makanan, makin cepat makanan itu dirubah menjadi gula, dengan demikian tubuh makin cepat pula menghasilkan respons insulin.
Para praktisi fitness atau pengambil gaya hidup sehat, akan sangat menghindari makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi. Sebisa mungkin mereka akan makan makanan yang indeks glikemiknya rendah. Kenapa? Karena Penimbunan lemak tubuh adalah yang paling dihindari mereka.
Nah, kalau habis perut kosong seharian, lalu langsung dibanjiri dengan gula (makanan yang sangat-sangat tinggi indeks glikemiknya), sehingga respon insulin dalam tubuh langsung melonjak. Dengan demikian, tubuh akan sangat cepat merespon untuk menimbun lemak.
Saya pernah bertanya tentang hal ini kepada seorang sufi yang diberi Allah ‘ilm tentang urusan kesehatan jasad manusia. Kata Beliau, Jangan pernah makan yang manis-manis, karena merusak badan dan bikin penyakit. Itu jawaban beliau.
Kenapa bukan kurma? Sebab kemungkinan besar, manisan kurma kandungan gulanya sudah jauh berlipat-lipat banyaknya.
Kenapa nasi? Lha, nasi adalah karbohidrat kompleks. Perlu waktu untuk diproses dalam tubuh, sehingga respon insulin dalam tubuh juga tidak melonjak. Karena respon insulin tidak tinggi, maka
berbuka puasa dengan makanan manis-manis yang penuh dengan gula (karbohidrat sederhana) justru merusak
buka puasa dengan kurma atau air putih, bukan yang manis-manis.
Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi sangat tinggi tapi berkalori rendah
kalau makan yang manis-manis, kadar gula darah akan melonjak naik, langsung. Bum. Sangat tidak sehat.
makin tinggi respons insulin tubuh, maka tubuh makin menimbun lemak.
kecenderungan tubuh untuk menabung lemak juga rendah.
Inilah sebabnya, di daerah-daerah penimbunan lemak: perut, pinggang, bokong, paha, belakang lengan, pipi, dan sebagainya. Itu karena langsung membanjiri tubuh dengan insulin, melalui makan yang manis-manis, sehingga tubuh menimbun lemak, padahal otot sedang mengecil karena puasa.
Pantas saja kalau badan kita di bulan Ramadhan malah makin terlihat seperti ‘buah pir’, penuh lemak di daerah pinggang. Karena waham umum masyarakat yang mengira bahwa berbuka dengan yang manis-manis adalah ’sunnah’, maka puasa bukannya malah menyehatkan kita.
Banyak orang di bulan puasa justru menjadi lemas, mengantuk, atau justru tambah gemuk karena kebanyakan gula. Karena salah memahami hadits di atas, maka efeknya ‘rajin puasa = rajin berbuka dengan gula.’
Ingin ‘Kurus’
Melenceng dikit dari topik blog ya. Dikit aja. Itung-itung bonus.
Untuk sahabat-sahabat yang ingin kurus: jangan diet (dalam pengertian mengurangi frekuensi makan). Diet justru menambah kecenderungan tubuh untuk menabung lemak karena ‘dilaparkan’. Ketika diet memang makanan tidak masuk, tapi begitu makanan masuk, kecenderungan tubuh untuk menimbun lemak dari makanan justru lebih besar.
Rahasia kurus sebenarnya adalah menjaga agar respon insulin dalam tubuh stabil, tidak melonjak-lonjak. Caranya, hanya makan makanan yang memberi respon insulin rendah, yaitu yang indeks glikemiknya rendah.
Respon insulin tubuh meningkat bila:
(1) Makin tinggi jumlah karbohidrat yang dimakan dalam satu porsi, makin tinggi pula respon insulin tubuh (ini umumnya porsi kita di Indonesia: lebih dari 70 persen dari satu porsi makannya adalah nasi).
Makanya, makanlah dengan karbohidrat cukup lima puluh persennya saja. Sisanya protein, dan 5-10 persennya lemak. Lemak ini cukup dari lemak yang terkandung dalam daging yang kita makan, misalnya. Atau kuning telur. Tidak perlu menambah minyak atau memakan lemak hewan (yang justru buruk pengaruhnya bagi tubuh). Lemak (sedikit!) masih diperlukan untuk mengolah beberapa nutrisi dan vitamin, dan untuk membawa nutrisi ke seluruh tubuh.
(2) Semakin tinggi GI (Glycemic Index) karbohidrat yang dikonsumsi, semakin meningkat pula respon insulin tubuh. Makanya, makan hanya makanan yang GI-nya rendah. Nanti saya jelaskan di bawah.
(3) Semakin jarang makan, semakin meningkat respon insulin setiap kali makan.
Ini sebabnya diet (dalam pengertian: mengurangi frekuensi makan supaya kurus) tidak akan pernah berhasil untuk jangka lama. Setelah diet selesai, tubuh justru akan cenderung lebih gemuk dari sebelum diet. Supaya kurus (baca: supaya respon insulin tidak melonjak) justru harus makan lebih sering (4-5 kali sehari) tapi dengan porsi setengah atau sepertiga porsi biasa, dengan karbohidrat maksimal 50 persen saja setiap porsi.
Kalau respon insulin tubuh sudah stabil, maka tinggal diatur: kalau ingin kurus, kalori yang masuk harus lebih sedikit dari kalori makanan yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari hari. Tambah dengan olahraga teratur untuk membakar lemak berlebih dalam tubuh, dan memperbesar otot. Otot membutuhkan energi, maka makin terlatih otot, ia akan makin mengkonsumsi lemak dalam tubuh kita untuk energi.
Sebaliknya kalau ingin memperbesar otot (bukan gemuk) atau mengencangkan badan, maka kalori yang masuk harus agak lebih banyak dari jumlah kalori yang akan kita pakai untuk aktivitas selama sehari, agar otot mengalami pertumbuhan. Otot sendiri dirangsang pertumbuhannya dan ‘kekencangannya’ dengan olahraga teratur. Perbanyak protein agar pertumbuhan otot optimal. Karbohidrat cukup diposisikan sebagai bahan pemberi energi, bukan untuk mengenyangkan perut.
Lucu ya: kalau atau memperbaiki bentuk badan, termasuk menumbuhkan otot, justru harus makan lebih sering dengan porsi kecil. Makan yang mengandung lemak, goreng-gorengan, kanji, atau karbohidrat sederhana seperti gula, manisan, minuman ringan bersoda dan sebangsanya itu sudah out of the question. Kalau kita jarang makan, atau makan tidak teratur dan sekalinya makan ‘balas dendam habis-habisan’, ya justru respon insulin kita juga melonjak dan membuat tubuh jadi menimbun lemak.
Sekali lagi, baik ketika berbuka puasa atau dalam makanan keseharian, makanlah makanan yang seimbang: 50 persen karbohidrat kompleks, 40-45 persen protein dan 5-10 persen lemak dalam setiap porsinya.
Jauhilah karbohidrat sederhana sebisa mungkin. Kalaupun harus makan karbohidrat sederhana karena butuh energi cepat carilah yang nilai indeks glikemiknya rendah.
Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu untuk diubah tubuh menjadi energi. Dengan demikian, makanan diproses pelan-pelan dan tenaga diperoleh sedikit demi sedikit. Dengan demikian, kita tidak cepat
kurma yang ada di Indonesia adalah ‘manisan kurma’, bukan kurma asli
banyak sekali orang di bulan puasa yang justru lemaknya bertambah
ingin kurus justru harus makan lebih sering dengan porsi lebih kecil
lapar dan energi tersedia dalam waktu lama, cukup untuk aktivitas sehari penuh. Sebaliknya, karbohidrat sederhana menyediakan energi sangat cepat, tapi akan cepat sekali habis sehingga kita mudah lemas. Maka, ketika Makanlah karbohidrat kompleks (protein jangan dilupakan!) sehingga kita tetap berenergi sampai waktu berbuka.
Karbohidrat sederhana, GI tinggi (energi sangat cepat habis, respon insulin tinggi: merangsang penimbunan lemak) adalah: sukrosa (gula-gulaan), makanan manis-manis, manisan, minuman ringan, jagung manis, sirop, atau apapun makanan dan minuman yang mengandung banyak gula. Hindari, puasa atau tidak puasa.
Karbohidrat sederhana, GI rendah (energi cepat, respon insulin rendah): buah-buahan yang tidak terlalu manis seperti pisang, apel, pir, dan sebagainya. Sekarang ngerti kan, kenapa para pemain tenis dunia, pemain bola, pemain basket atau pelari sering terlihat ‘ngemil pisang’ di pinggir lapangan? Karena mereka butuh energi cepat, tapi nggak ingin badannya gembul berlemak.
Karbohidrat Kompleks, GI tinggi (energi pelan-pelan, tapi respon insulinnya tinggi): Nasi putih, kentang, jagung.
Karbohidrat Kompleks, GI rendah (energi dilepas pelan-pelan sehingga tahan lama, respon insulin juga rendah): Gandum, beras merah, umbi-umbian, sayuran. Ini yang paling dicari para praktisi fitness.
Makanan yang diproses pelan-pelan (karbohidrat kompleks) akan membuat kita tidak cepat lapar dan energi dihabiskan cukup untuk aktivitas satu hari penuh; respon insulin rendah membuat tubuh kita tidak cenderung untuk menabung lemak.
Kalau saya pribadi, sahur cukup dengan oatmeal gandum (ditambah gula sedikiiiiiit), atau roti coklat gandum, dua atau tiga butir telur rebus (kuningnya saya hancurkan dan ditebarkan di rumput untuk makanan semut-semut di halaman rumah), sayuran segar, dan air putih. Ini sudah cukup untuk membuat tenaga saya tidak habis sampai buka puasa karena energi dari karbohidrat kompleksnya (gandum) akan dilepas pelan-pelan ke dalam tubuh sepanjang hari. Ketika berbuka, sesuai anjuran Rasulullah dan sufi tadi, saya biasanya minum segelas air, lalu shalat maghrib. Setelah shalat makan nasi seperti biasa, sebisa mungkin dengan porsi karbohidrat-protein-lemak-air proporsional. Dan tentu tidak untuk ‘balas dendam’ karena puasa seharian. Ini justru saat yang penting untuk melatih melawan keinginan hawa nafsu ‘makan sekenyang-kenyangnya’. Belajar sabar.
Waham Umum
Oke, kembali ke topik. Nah, saya kira, “berbukalah dengan yang manis-manis” itu adalah kesimpulan yang terlalu tergesa-gesa atas hadits tentang berbuka diatas. Karena kurma rasanya manis, maka muncul anggapan bahwa (disunahkan) berbuka harus dengan yang manis-manis. Pada akhirnya kesimpulan ini menjadi waham dan memunculkan budaya berbuka puasa yang keliru di tengah masyarakat. Yang jelas, ‘berbukalah dengan yang manis’ itu disosialisasikan oleh slogan advertising banyak sekali perusahaan makanan di bulan suci Ramadhan.
Namun demikian, sekiranya ada di antara para sahabat yang menemukan hadits yang jelas bahwa Rasulullah memang memerintahkan berbuka dengan yang manis-manis, mohon ditulis di komentar di bawah, ya. Saya, mungkin juga para sahabat yang lain, ingin sekali tahu.
Semoga tidak termakan waham umum ‘berbukalah dengan yang manis’. Atau lebih baik lagi, jangan mudah termakan waham umum tentang agama. Periksa dulu kebenarannya.
Kalau ingin sehat, ikuti saja kata Rasulullah: “Makanlah hanya ketika lapar, dan berhentilah makan sebelum kenyang.” Juga, “isi sepertiga perut dengan makanan, sepertiga lagi air, dan sepertiga sisanya biarkan kosong.”
“Kita (Kaum Muslimin) adalah suatu kaum yang bila telah merasa lapar barulah makan, dan apabila makan tidak hingga kenyang,” kata Rasulullah.
“Tidak ada satu wadah pun yang diisi oleh Bani Adam, lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah baginya beberapa suap untuk memperkokoh tulang belakangnya agar dapat tegak. Apabila tidak dapat dihindari, cukuplah sepertiga untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya yang bersumber dari Miqdam bin Ma’di Kasib)
Semoga bermanfaat….
Wassalaamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Herry Mardian, Yayasan Paramartha (juga menggemari body building)
Terima kasih kepada Abdul Saman, Dian Novi, Imam Suhadi, Muhammad Sigit, Zaenal Muttaqin, Efi Hanafi, Rahmat Sudarsono dan Melissa Rosanti atas segala ’stimulus’-nya sehingga muncul artikel ini.
makan sahur, jangan makan yang banyak mengandung gula, karena kita akan cepat lemas.
Langganan:
Komentar (Atom)





