Ada kekuatan di dalam kedermawanan
Orang yang tidak sayang dengan hartanya adalah orang yang kuat Karena ia tidak pernah pelit, kikir dan dengki Dan tidak mudah digoda urusan Duniawi (harta)
Ada kekuatan di dalam kesabaran,
Orang yang sabar adalah orang yang kuat Karena ia sanggup menanggung segala sesuatu Dan ia merasa iklas…dan senang
Ada kekuatan di dalam cinta,
Orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat Karena ia bisa mengalahkan keinginannya memangkas EGO dalam dirinya
Ada kekuatan dalam Senyum,
Orang tersenyum adalah orang yang kuat Karena senyum tidak dapat di buat-buat dan muaranya adalah ibadah
Ada kekuatan di dalam kedamaian diri,
Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat Karena ia tidak pernah tergoyahkan Dan tidak mudah diombang-ambingkan.
Ada kekuatan di dalam kemurahan,
Orang yang murah hati adalah orang yang kuat Karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya Untuk melakukan yang baik bagi sesamanya.
Ada kekuatan di dalam kebaikan,
Orang yang baik adalah orang yang kuat Karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang.
Ada kekuatan di dalam kesetiaan,
Orang yang setia adalah orang yang kuat Karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi Dengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama.
Ada kekuatan di dalam kelemah lembutan,
Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat Karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam.
Ada kekuatan di dalam penguasaan diri,
Orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat Karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian.
Sadarkah teman bahwa engkau juga memiliki cukup Kekuatan untuk mengatasi segala permasalahan dalam hidup ini?
Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga Allah SWT tidak akan memikulkan beban kepada kita,Melainkan sesuai dengan kesanggupan kita.
(Unknown)
Minggu, 31 Agustus 2008
Kisah Alergi Hidup
Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya : "Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati".
Sang Guru tersenyum : "Oh, kamu sakit..".
"Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati". Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan : "Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama "Alergi Hidup". Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita"."Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku", kata sang Guru.
"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi", pria itu menolak tawaran sang Guru.
"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati ?", tanya Guru.
"Ya, memang saya sudah bosan hidup", jawab pria itu lagi."Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini... Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau akan mati dengan tenang".
Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.
Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu". Sekali lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : "Sayang..., apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang". Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata : "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu". Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan : "Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami".Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?
Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan".Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia..., selalu tenang..., selalu Hidup....
(unknown)
Sang Guru tersenyum : "Oh, kamu sakit..".
"Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati". Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan : "Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama "Alergi Hidup". Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita"."Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku", kata sang Guru.
"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi", pria itu menolak tawaran sang Guru.
"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati ?", tanya Guru.
"Ya, memang saya sudah bosan hidup", jawab pria itu lagi."Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini... Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau akan mati dengan tenang".
Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.
Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu". Sekali lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : "Sayang..., apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang". Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata : "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu". Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan : "Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami".Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?
Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan".Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia..., selalu tenang..., selalu Hidup....
(unknown)
Kamis, 28 Agustus 2008
Rabu, 27 Agustus 2008
Harta Istri / Nafkah Istri
Assalamu 'alaikum wr. wb.
Ustad sering membahas tentang harta Isteri, tapi saya belum menemukanjawaban tentang harta yang mana yang dimaksud dengan Harta Isteri?Apakahpenghasilan selama bersuami juga dianggap harta Isteri dan suami tidakpunya hak atas harta tersebut?WassalamKimunkJawabanAssalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhHarta isteri adalah harta milik isteri, baik yang dimiliki sejak sebelum menikah, atau pun setelah menikah. Harta isteri setelah menikah yangterutama adalah dari suami dalam bentuk nafaqah (nafkah), selain juga mungkin bila isteri itu bekerja atau melakukan usaha yang bersifat bisnis. Khusus masalah nafkah, sebenarnya nafkah sendiri merupakan kewajiban suami dalam bentuk harta benda untuk diberikan kepada isteri. Segala kebutuhan hidup isteri mulai dari makanan, pakaian dan tempat tinggal, menjadi tanggungan suami. Dengan adanya nafkah inilah kemudian seorang suami memiliki posisi qawam(pemimpin) bagi isterinya, sebagaimana firman Allah SWT.Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain(wanita),dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dariharta mereka. (QS. An-Nisa': 34)Namun yang seringkali terjadi, sebagian kalangan beranggapan bahwa nafkah suami kepada isteri adalah biaya kehidupan rumah tangga saja. Pemandangansehari-harinya adalah suami pulang membawa amplop gaji, lalu semua diserahkan kepada isterinya. Cukup atau tidak cukup, pokoknya ya harus cukup. Tinggallah si isteripusing tujuh keliling, bagaimana mengatur dan menyusun anggaran belanja rumah tangga.Kalau isteri adalah orang yang hemat dan pandai mengatur pemasukan dan pengeluaran, suami tentu senang. Yang celaka, kalau isteri justru kacau balau dalam memanage keuangan.Alih-alih mengatur keuangan, yang terjadi justru besar pasak dari padatiang. Ujung-ujungnya, suami yang pusing tujuh keliling mendapatiisterinya pandai membelanjakan uang, plus hobi mengambil kredit, aktif di arisan dan berbagai pemborosan lainnnya. Padahal kalau kita kembalikan kepada aturan asalnya, yang namanya nafkah itu lebih merupakan 'gaji' atau honor dari seorang suami kepada isterinya. Sebagaimana 'uang jajan' yang diberikan oleh seorang ayah kepada anaknya. Adapun kebutuhan rumah tangga, baik untuk makan, pakaian, rumah,listrik,air, sampah dan semuanya, sebenarnya di luar dari nafkah suami kepadaisteri. Kewajiban mengeluarkan semua biaya itu bukan kewajiban isteri,melainkan kewajiban suami. Kalau suami menitipkan amanah kepada isterinya untuk membayarkan semua biaya itu, boleh-boleh saja. Tetapi tetap saja semua biaya itu belum bisa dikatakan sebagai nafkah buat isteri. Sebab yang namanya nafkah buat isteri adalah harta yang sepenuhnya menjadi milik isteri. Kira-kira persis dengan nafkah di awal sebelum terjadinya akad nikah,yaitu mahar atau maskawin. Kita tahu bahwa sebuah pernikahan diawali dengan pemberian mahar atau maskawin. Dan kita tahu bahwa mahar itu setelah diserahkan akan menjadi sepenuhnya milik isteri. Suami sudah tidak boleh lagi meminta mahar itu, karena mahar itu statusnyasudah jadi milik isteri. Kalau seandainya isteri dengan murah hati lalu memberi sebagian atau seluruhnya harta mahar yang sudah 100% menjadi miliknya kepada suaminya, itu terserah kepada dirinya. Tapi yang harus dipastikan adalah bahwa mahar itu milik isteri.Sekarang bagaimana dengan nafkah buat isteri? Kalau kita mau sedikit cermat, sebenarnya dan pada hakikatnya, yangdisebut dengan nafkah buat isteri adalah harta yang sepenuhnya diberikan buat isteri. Dan kalau sudah menjadi harta milik isteri, maka isteri tidak punya kewajiban untuk membiayai penyelenggaraan rumah tangga. Nafkah itu'bersih' menjadi hak isteri, di luar biaya makan, pakaian, bayar kontrakan rumah dan semua kebutuhan sebuah rumah tangga.Mungkin Anda heran, kok segitunya ya? Kok matre' banget sih konsep seorang isteri dalam Islam?Jangan heran dulu, kalau kita selama ini melihat para isteri tidak menuntut nafkah 'eksklusif' yang menjadi haknya, jawabnya adalah karena para isteri di negeri kita ini umumnya telah dididik secara baik danditekankan untuk punya sifat qana'ah. Saking mantabnya penanaman sifat qana'ah itu dalam pola pendidikan rumah tangga kita, sampai-sampai mereka, para isteri itu, justru tidak tahu hak-haknya. Sehingga mereka sama sekali tidak mengotak-atik hak-haknya. Memandang fenomena ini, salah seorang murid di pengajian nyeletuk,"Wah,ustadz, kalau begitu hal ini perlu tetap kita rahasiakan. Jangan sampai isteri-isteri kita sampai tahu kalau mereka punya hak nafkah seperti itu."Yang lain menimpali, "Setuju stadz, kalau sampai isteri-isteri kita tahubahwa mereka punya hak seperti itu, kita juga ntar yang repot nih ustadz. Jangan-jangan nanti mereka tidak mau masak, ngepel, nyapu, ngurus rumahdan lainnya, sebab mereka bilang bahwa itu kan tugas dan kewajiban suami.Wah bisa mejret nih kita-kita, ustadz."Yang lain lagi menambahi, "Benar ustadz, bini ane malahan sudah tahu tuhmasalah ini. Itu semua kesalahan ane juga sih awalnya. Sebab bini ane tuh,ane suruh kuliah di Ma'had A-Hikmah di Jalan Bangka. Rupanya materipelajarannya memang sama ame nyang ustadz bilang sekarang ini. Cuman bini ane emang nggak tiap hari sih begitu, kalo lagi angot doang.""Tapi kalo lagi angot, stadz, bah, ane jadi repot sendiri. Tuh bini kagak mao masak, ane juga nyang musti masak. Juga kagak mau nyuci baju, ya udah terpaksa ane yang nyuciin baju semua anggota keluarga.Wii, pokoknya ane jadi pusing sendiri karena punya bini ngarti syariah."Menjawab 'keluhan' para suami yang selama ini sudah terlanjur menikmatiketidak-tahuan para isteri atas hak-haknya, kami hanya mengatakan bahwa sebenarnya kita sebagai suami tidak perlu takut. Sebab aturan ini datangnya dari Allah juga. Tidak mungkin Allah berlaku berat sebelah.Sebab Allah SWT selain menyebutkan tentang hak-hak seorang isteri atas nafkah 'eksklusif', juga menyebutkan tentang kewajiban seorang isteri kepada suami. Kewajiban untuk mentaati suami yang boleh dibilang bisa melebihi kewajibannya kepada orang tuanya sendiri. Padahal kalau dipikir-pikir, seorang anak perempuan yang kita nikahi itusejak kecil telah dibiayai oleh kedua orang tuanya. Pastilah orang tua itusudah keluar biaya besar sampai anak perawannya siap dinikahi. Lalutiba-tiba kita kita datang melamar si anak perawan itu begitu saja, bahkan kadang mas kawinnya cuma seperangkat alat sholat tidak lebih dari nilai seratus ribu perak. Sudah begitu, dia diwajibkan mengerjakan semua pekerjaan kasar layaknya seorang pembantu rumah tangga, mulai dari shubuh sudah bangun dan memulai semua kegiatan, urusan anak-anak kita serahkan kepada mereka semua, sampaiurusan genteng bocor. Sudah capek kerja seharian, eh malamnya masih pula'dipakai' oleh para suaminya. Jadi sebenarnya wajar dan masuk akal kalau untuk para isteri ada nafkah'eksklusif' di mana mereka dapat hak atas 'honor' atau gaji dari semua jasa yang sudah mereka lakukan sehari-hari, di mana uang itu memang sepenuhnya milik isteri. Suami tidak bisa meminta dari uang itu untukbayar listrik, kontrakan, uang sekolah anak, atau keperluan lainnya.Dan kalau isteri itu pandai menabung, anggaplah tiap bulan isteri menerima'gaji' sebesar sejuta perak yang utuh tidak diotak-atik, maka pada usia 20tahun perkawinan, isteri sudah punya harta yang lumayan 20 x 12 = 240 jutarupiah.Lumayan kan?Nah harta itu milik isteri 100%, karena itu adalah nafkah dari suami.Kalau suami meninggal dunia dan ada pembagian harta warisan, harta itu tidak boleh ikut dibagi waris. Karena harta itu bukan harta milik suami,tapi harta milik isteri sepenuhnya. Bahkan isteri malah mendapat bagian harta dari milik almarhum suaminya lewat pembagian waris.Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustad sering membahas tentang harta Isteri, tapi saya belum menemukanjawaban tentang harta yang mana yang dimaksud dengan Harta Isteri?Apakahpenghasilan selama bersuami juga dianggap harta Isteri dan suami tidakpunya hak atas harta tersebut?WassalamKimunkJawabanAssalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhHarta isteri adalah harta milik isteri, baik yang dimiliki sejak sebelum menikah, atau pun setelah menikah. Harta isteri setelah menikah yangterutama adalah dari suami dalam bentuk nafaqah (nafkah), selain juga mungkin bila isteri itu bekerja atau melakukan usaha yang bersifat bisnis. Khusus masalah nafkah, sebenarnya nafkah sendiri merupakan kewajiban suami dalam bentuk harta benda untuk diberikan kepada isteri. Segala kebutuhan hidup isteri mulai dari makanan, pakaian dan tempat tinggal, menjadi tanggungan suami. Dengan adanya nafkah inilah kemudian seorang suami memiliki posisi qawam(pemimpin) bagi isterinya, sebagaimana firman Allah SWT.Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain(wanita),dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dariharta mereka. (QS. An-Nisa': 34)Namun yang seringkali terjadi, sebagian kalangan beranggapan bahwa nafkah suami kepada isteri adalah biaya kehidupan rumah tangga saja. Pemandangansehari-harinya adalah suami pulang membawa amplop gaji, lalu semua diserahkan kepada isterinya. Cukup atau tidak cukup, pokoknya ya harus cukup. Tinggallah si isteripusing tujuh keliling, bagaimana mengatur dan menyusun anggaran belanja rumah tangga.Kalau isteri adalah orang yang hemat dan pandai mengatur pemasukan dan pengeluaran, suami tentu senang. Yang celaka, kalau isteri justru kacau balau dalam memanage keuangan.Alih-alih mengatur keuangan, yang terjadi justru besar pasak dari padatiang. Ujung-ujungnya, suami yang pusing tujuh keliling mendapatiisterinya pandai membelanjakan uang, plus hobi mengambil kredit, aktif di arisan dan berbagai pemborosan lainnnya. Padahal kalau kita kembalikan kepada aturan asalnya, yang namanya nafkah itu lebih merupakan 'gaji' atau honor dari seorang suami kepada isterinya. Sebagaimana 'uang jajan' yang diberikan oleh seorang ayah kepada anaknya. Adapun kebutuhan rumah tangga, baik untuk makan, pakaian, rumah,listrik,air, sampah dan semuanya, sebenarnya di luar dari nafkah suami kepadaisteri. Kewajiban mengeluarkan semua biaya itu bukan kewajiban isteri,melainkan kewajiban suami. Kalau suami menitipkan amanah kepada isterinya untuk membayarkan semua biaya itu, boleh-boleh saja. Tetapi tetap saja semua biaya itu belum bisa dikatakan sebagai nafkah buat isteri. Sebab yang namanya nafkah buat isteri adalah harta yang sepenuhnya menjadi milik isteri. Kira-kira persis dengan nafkah di awal sebelum terjadinya akad nikah,yaitu mahar atau maskawin. Kita tahu bahwa sebuah pernikahan diawali dengan pemberian mahar atau maskawin. Dan kita tahu bahwa mahar itu setelah diserahkan akan menjadi sepenuhnya milik isteri. Suami sudah tidak boleh lagi meminta mahar itu, karena mahar itu statusnyasudah jadi milik isteri. Kalau seandainya isteri dengan murah hati lalu memberi sebagian atau seluruhnya harta mahar yang sudah 100% menjadi miliknya kepada suaminya, itu terserah kepada dirinya. Tapi yang harus dipastikan adalah bahwa mahar itu milik isteri.Sekarang bagaimana dengan nafkah buat isteri? Kalau kita mau sedikit cermat, sebenarnya dan pada hakikatnya, yangdisebut dengan nafkah buat isteri adalah harta yang sepenuhnya diberikan buat isteri. Dan kalau sudah menjadi harta milik isteri, maka isteri tidak punya kewajiban untuk membiayai penyelenggaraan rumah tangga. Nafkah itu'bersih' menjadi hak isteri, di luar biaya makan, pakaian, bayar kontrakan rumah dan semua kebutuhan sebuah rumah tangga.Mungkin Anda heran, kok segitunya ya? Kok matre' banget sih konsep seorang isteri dalam Islam?Jangan heran dulu, kalau kita selama ini melihat para isteri tidak menuntut nafkah 'eksklusif' yang menjadi haknya, jawabnya adalah karena para isteri di negeri kita ini umumnya telah dididik secara baik danditekankan untuk punya sifat qana'ah. Saking mantabnya penanaman sifat qana'ah itu dalam pola pendidikan rumah tangga kita, sampai-sampai mereka, para isteri itu, justru tidak tahu hak-haknya. Sehingga mereka sama sekali tidak mengotak-atik hak-haknya. Memandang fenomena ini, salah seorang murid di pengajian nyeletuk,"Wah,ustadz, kalau begitu hal ini perlu tetap kita rahasiakan. Jangan sampai isteri-isteri kita sampai tahu kalau mereka punya hak nafkah seperti itu."Yang lain menimpali, "Setuju stadz, kalau sampai isteri-isteri kita tahubahwa mereka punya hak seperti itu, kita juga ntar yang repot nih ustadz. Jangan-jangan nanti mereka tidak mau masak, ngepel, nyapu, ngurus rumahdan lainnya, sebab mereka bilang bahwa itu kan tugas dan kewajiban suami.Wah bisa mejret nih kita-kita, ustadz."Yang lain lagi menambahi, "Benar ustadz, bini ane malahan sudah tahu tuhmasalah ini. Itu semua kesalahan ane juga sih awalnya. Sebab bini ane tuh,ane suruh kuliah di Ma'had A-Hikmah di Jalan Bangka. Rupanya materipelajarannya memang sama ame nyang ustadz bilang sekarang ini. Cuman bini ane emang nggak tiap hari sih begitu, kalo lagi angot doang.""Tapi kalo lagi angot, stadz, bah, ane jadi repot sendiri. Tuh bini kagak mao masak, ane juga nyang musti masak. Juga kagak mau nyuci baju, ya udah terpaksa ane yang nyuciin baju semua anggota keluarga.Wii, pokoknya ane jadi pusing sendiri karena punya bini ngarti syariah."Menjawab 'keluhan' para suami yang selama ini sudah terlanjur menikmatiketidak-tahuan para isteri atas hak-haknya, kami hanya mengatakan bahwa sebenarnya kita sebagai suami tidak perlu takut. Sebab aturan ini datangnya dari Allah juga. Tidak mungkin Allah berlaku berat sebelah.Sebab Allah SWT selain menyebutkan tentang hak-hak seorang isteri atas nafkah 'eksklusif', juga menyebutkan tentang kewajiban seorang isteri kepada suami. Kewajiban untuk mentaati suami yang boleh dibilang bisa melebihi kewajibannya kepada orang tuanya sendiri. Padahal kalau dipikir-pikir, seorang anak perempuan yang kita nikahi itusejak kecil telah dibiayai oleh kedua orang tuanya. Pastilah orang tua itusudah keluar biaya besar sampai anak perawannya siap dinikahi. Lalutiba-tiba kita kita datang melamar si anak perawan itu begitu saja, bahkan kadang mas kawinnya cuma seperangkat alat sholat tidak lebih dari nilai seratus ribu perak. Sudah begitu, dia diwajibkan mengerjakan semua pekerjaan kasar layaknya seorang pembantu rumah tangga, mulai dari shubuh sudah bangun dan memulai semua kegiatan, urusan anak-anak kita serahkan kepada mereka semua, sampaiurusan genteng bocor. Sudah capek kerja seharian, eh malamnya masih pula'dipakai' oleh para suaminya. Jadi sebenarnya wajar dan masuk akal kalau untuk para isteri ada nafkah'eksklusif' di mana mereka dapat hak atas 'honor' atau gaji dari semua jasa yang sudah mereka lakukan sehari-hari, di mana uang itu memang sepenuhnya milik isteri. Suami tidak bisa meminta dari uang itu untukbayar listrik, kontrakan, uang sekolah anak, atau keperluan lainnya.Dan kalau isteri itu pandai menabung, anggaplah tiap bulan isteri menerima'gaji' sebesar sejuta perak yang utuh tidak diotak-atik, maka pada usia 20tahun perkawinan, isteri sudah punya harta yang lumayan 20 x 12 = 240 jutarupiah.Lumayan kan?Nah harta itu milik isteri 100%, karena itu adalah nafkah dari suami.Kalau suami meninggal dunia dan ada pembagian harta warisan, harta itu tidak boleh ikut dibagi waris. Karena harta itu bukan harta milik suami,tapi harta milik isteri sepenuhnya. Bahkan isteri malah mendapat bagian harta dari milik almarhum suaminya lewat pembagian waris.Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Polisi dan Motor sama gilanya
Kemarin 19 /8/08 saya pulang dari Bintaro lewat tol kebun jeruk. Keluar tol kebun jeruk ke arah kanan Apartemen kedoya. Dari tol saya mobil ketiga keluar beriringan. disebelah kanan kendaraan yang dari kiri ke arah kanan berhenti, saya melaju hanya dengan kecepatan 10 km / jam mengikuti mobil di depan saya melalui mobil2 berhenti berbelok ke arah kanan, tiba tiba ada bunyi brak di kanan saya. Ternyata mobil saya ditabrak motor dengan kencang sehingga mobil kijang yang disebelah motor kena hempasan motor.Tapi saya malah di maki2 motor. Disuruh buka kaca. Saya buka kaca sambil marah karena mobil saya di tabrak, tapi ternyata lebih galak mobil yang disebelah motor yang bonyok karena kena hempasan motor yang menabrak saya. Pengemudi motor yang menabrak saja juga jadi lebih berani, bilang saya yang nabrak, jalan mobil kelewat mepet. Saya bilang mobil depan bisa berjalan dengan santai kalau memang posisi motor sudah dari tadi berenti. Kita juga tau kalau motor dijalan bawanya rata2 ugal2an , ga mau berenti , jalan sesukanya.
Saya disuruh parkir di pinggir, disuruh keluar mobil tapi saya tidak bisa keluar karena pintunya mobil tidak bisa dibuka dihajar motor. Supir kijang disebelah motor malah marah2 ke saya dan minta ganti. Saya bilang saya tidak menabrak bapak, yang nabrak bapak motor itu. Motornya mana. Dan dia bilang tidak tau. Saya rasa itu orang sudah gila. Dia ditabrak motor yang dikejar bukan motornya malah saya yang juga ditabrak motor. Kata pengemudi kijang saya yang menabrak motor , motornya diam dari tadi disebelahnya. Saya tau ia bilang begitu untuk taktik saja karena motor tidak mungkin mau ganti rugi mobilnya yang dekok. Jadi dia harus bilang motornya tidak salah, dan maksa saya ganti karena saya perempuan dan didalam mobil juga perempuan.
Saya keluar mobil dari pintu kanan. Marah2 dengan pengemudi motor yang bersembunyi diujung. Herannya pemandangan tersebut si pengemudi mobil tidak marah sama sekali dengan pengemudi motor, seakan 2 mereka berdua berkawan. kalau saya jadi pengemudi kijang tsb pasti sudah saya labrak si motor. Dia tetep keukeuh saya yang nabrak, pengemudi motor juga bilang begitu. Saya bilang gimana saya bisa nabrak kalau bemper saya baik2 saja sementara pintu saya yang tidak bisa dibuka karena terangkat dan bawah pintu yang robek ? tapi mereka tetap keukeuh bilang saya salah.
Saya sudah malas dan mau pulang saja. Supir bajaj dan ojek juga tukang minuman disana membisiki saya "jangan mau ganti bu". Itu yang meyakinkan saya lagi dikerjain dua orang itu.
Kemudian muncul polisi. Dan ironisnya polisi juga menyudutkan saya dan sepertinya membela kedua orang tadi. Dengan kata2 wasiatnya, "saya tidak tau apa apa saya hanya menengahi kalau tidak terdapat kesepakatan saya akan bawa ke kantor".Saya tidak takut juga dibawa ke kantor polisi. Tapi melihat dari gelajat polisi yang tidak benar. Saya bilang saya males debat kusir. Saya yang ditabrak, si motor tidak ada itikad baik , saya lebih baik pergi. Saya masuk kembali ke mobil dengan susah payah lewat pintu satunya, ketika saya akan jalan, mobil kembali dipepet polisi, suruh saya berhenti tapi di tempat yang agak jauh dan gelap. Jauh dari supir bajaj dan tukang ojek. Kata supir ojek, "bu turun aja tapi jangan mau kalau disuruh ganti".
Saya tidak menjalankan kendaraan ke tempat gelap melainkan kembali parkir tempat awal. Melihat gelagat tidak baik dari orang orang ini akhirnya saya telepon kakak saya minta bantuan dari keluarga polisi juga. Setelah telepon dan menceritakan masalahnya, ia ingin bicara dengan polisinya. telepon diberikan ke polisinya. Gayanya bener2 sok sekali. Petantang petenteng kayak jagoan. Saya menduga si polisi mengira yang menelpon adalah keluarga saya yang laki2 karena saya takut dan karena di mobil perempuan semua saya minta bantuan laki2 di rumah. Dia pikir dia akan bisa memeras dan menakut nakuti orang yang menelepon tersebut.
Dalam percakapan telepon, polisi tersebut mengancam akan membawa saya ke polisi menahan saya dan mobil saya beserta ancaman2 lainnya. Akhirnya di seberang telepon mengatakan mulai kesal dengan gayanya "Bapak saya dari kepolisian juga, jangan main main, nama anda siapa dan anda bertugas dimana ? Seharusnya anda dilapangan lebih tahu siapa yang salah, kalau yang rusak pintu, mana mungkin orang menabrak dengan pintu. Anda jangan main2. Anda ke kantor anda sekarang, saya akan ketemu anda di kantor anda".
Polisi itu langsung ciut hatinya, dan mengatakan namanya Jordan dan ia sebenernya tidak bertugas disitu dan ia juga bukan polisi lalu lintas. Ia cuma polisi yang kebetulan lewat. Polisi tersebut sekali lagi di bentak oleh orang diseberang saja, "apalagi seperti itu. Apa hak anda ikut campur dan bilang akan menahan orang tersebut berserta barang bukti di kantor polisi".
Akhirnya setelah telepon ditutup, polisi tersebut kalem mengatakan pada saya, saya tidak ada niatan untuk menahan ibu. Saya marah lagi dengan polisi tersebut, "gimana bapak tidak ingin nahan saya, jelas2 saya mau jalan disuruh berhenti lagi dan disuruh turun oleh bapak, sengaja disuruh ketempat tersembunyi". jawab polisi , "Soalnya saya disuruh pengemudi kijang untuk panggil ibu lagi, ia jerit2".
"Lah bapak kan liat sendiri kalau saya tidak salah, saya ditabrak, saya mau diperas sama orang itu, boro2 mereka mau ganti rugi. Ditambah bapak bukan bela saya yang betul malah sengaja menyudutkan saya. Apa karena saya perempuan lantas saya takut sama bapak dan bisa bapak kerjai juga ?"
"Jadi ibu maunya apa ?"
"Ya saya mau pulang lah, ngapain saya disini. Minta ganti rugi mereka pasti tidak mau, malah mereka mau memeras saya. Mobil saya hancur bukannya diganti malah diperas. Aneh." Saya masuk lagi ke dalam mobil loncat dari sisi mobil yang lain tanpa meminta persetujuan ke polisi tersebut.
kemudian saya pergi. Polisi tersebut tidak menahan saya lagi .Pengendara mobil pura 2 marah dan mau gebrak mobil saya tapi keliatan sekali kalau ia setengah hati. Ya karena memang dia tau bahwa dia tidak selayaknya memeras saya .. seharusnya pengendara motor itu yang dididik lebih baik supaya tahu caranya berkendara. Dengan helm seadanya nyalib sana sini seakan akan jagoan dan punya nyawa banyak.
Ah seandainya saya tidak kenal dengan orang2 dari kepolisian mungkin lain lagi urusannya. Saya bakalan diperas habis2 an, mobil ditahan, di preteli, di palakin uang tiap hari.
Pak Jordan dari kebon jeruk semoga bapak segera sadar bahwa pengadilan yang paling adil adalah milik Allah SWT. (ldf/19/08/08)
Saya disuruh parkir di pinggir, disuruh keluar mobil tapi saya tidak bisa keluar karena pintunya mobil tidak bisa dibuka dihajar motor. Supir kijang disebelah motor malah marah2 ke saya dan minta ganti. Saya bilang saya tidak menabrak bapak, yang nabrak bapak motor itu. Motornya mana. Dan dia bilang tidak tau. Saya rasa itu orang sudah gila. Dia ditabrak motor yang dikejar bukan motornya malah saya yang juga ditabrak motor. Kata pengemudi kijang saya yang menabrak motor , motornya diam dari tadi disebelahnya. Saya tau ia bilang begitu untuk taktik saja karena motor tidak mungkin mau ganti rugi mobilnya yang dekok. Jadi dia harus bilang motornya tidak salah, dan maksa saya ganti karena saya perempuan dan didalam mobil juga perempuan.
Saya keluar mobil dari pintu kanan. Marah2 dengan pengemudi motor yang bersembunyi diujung. Herannya pemandangan tersebut si pengemudi mobil tidak marah sama sekali dengan pengemudi motor, seakan 2 mereka berdua berkawan. kalau saya jadi pengemudi kijang tsb pasti sudah saya labrak si motor. Dia tetep keukeuh saya yang nabrak, pengemudi motor juga bilang begitu. Saya bilang gimana saya bisa nabrak kalau bemper saya baik2 saja sementara pintu saya yang tidak bisa dibuka karena terangkat dan bawah pintu yang robek ? tapi mereka tetap keukeuh bilang saya salah.
Saya sudah malas dan mau pulang saja. Supir bajaj dan ojek juga tukang minuman disana membisiki saya "jangan mau ganti bu". Itu yang meyakinkan saya lagi dikerjain dua orang itu.
Kemudian muncul polisi. Dan ironisnya polisi juga menyudutkan saya dan sepertinya membela kedua orang tadi. Dengan kata2 wasiatnya, "saya tidak tau apa apa saya hanya menengahi kalau tidak terdapat kesepakatan saya akan bawa ke kantor".Saya tidak takut juga dibawa ke kantor polisi. Tapi melihat dari gelajat polisi yang tidak benar. Saya bilang saya males debat kusir. Saya yang ditabrak, si motor tidak ada itikad baik , saya lebih baik pergi. Saya masuk kembali ke mobil dengan susah payah lewat pintu satunya, ketika saya akan jalan, mobil kembali dipepet polisi, suruh saya berhenti tapi di tempat yang agak jauh dan gelap. Jauh dari supir bajaj dan tukang ojek. Kata supir ojek, "bu turun aja tapi jangan mau kalau disuruh ganti".
Saya tidak menjalankan kendaraan ke tempat gelap melainkan kembali parkir tempat awal. Melihat gelagat tidak baik dari orang orang ini akhirnya saya telepon kakak saya minta bantuan dari keluarga polisi juga. Setelah telepon dan menceritakan masalahnya, ia ingin bicara dengan polisinya. telepon diberikan ke polisinya. Gayanya bener2 sok sekali. Petantang petenteng kayak jagoan. Saya menduga si polisi mengira yang menelpon adalah keluarga saya yang laki2 karena saya takut dan karena di mobil perempuan semua saya minta bantuan laki2 di rumah. Dia pikir dia akan bisa memeras dan menakut nakuti orang yang menelepon tersebut.
Dalam percakapan telepon, polisi tersebut mengancam akan membawa saya ke polisi menahan saya dan mobil saya beserta ancaman2 lainnya. Akhirnya di seberang telepon mengatakan mulai kesal dengan gayanya "Bapak saya dari kepolisian juga, jangan main main, nama anda siapa dan anda bertugas dimana ? Seharusnya anda dilapangan lebih tahu siapa yang salah, kalau yang rusak pintu, mana mungkin orang menabrak dengan pintu. Anda jangan main2. Anda ke kantor anda sekarang, saya akan ketemu anda di kantor anda".
Polisi itu langsung ciut hatinya, dan mengatakan namanya Jordan dan ia sebenernya tidak bertugas disitu dan ia juga bukan polisi lalu lintas. Ia cuma polisi yang kebetulan lewat. Polisi tersebut sekali lagi di bentak oleh orang diseberang saja, "apalagi seperti itu. Apa hak anda ikut campur dan bilang akan menahan orang tersebut berserta barang bukti di kantor polisi".
Akhirnya setelah telepon ditutup, polisi tersebut kalem mengatakan pada saya, saya tidak ada niatan untuk menahan ibu. Saya marah lagi dengan polisi tersebut, "gimana bapak tidak ingin nahan saya, jelas2 saya mau jalan disuruh berhenti lagi dan disuruh turun oleh bapak, sengaja disuruh ketempat tersembunyi". jawab polisi , "Soalnya saya disuruh pengemudi kijang untuk panggil ibu lagi, ia jerit2".
"Lah bapak kan liat sendiri kalau saya tidak salah, saya ditabrak, saya mau diperas sama orang itu, boro2 mereka mau ganti rugi. Ditambah bapak bukan bela saya yang betul malah sengaja menyudutkan saya. Apa karena saya perempuan lantas saya takut sama bapak dan bisa bapak kerjai juga ?"
"Jadi ibu maunya apa ?"
"Ya saya mau pulang lah, ngapain saya disini. Minta ganti rugi mereka pasti tidak mau, malah mereka mau memeras saya. Mobil saya hancur bukannya diganti malah diperas. Aneh." Saya masuk lagi ke dalam mobil loncat dari sisi mobil yang lain tanpa meminta persetujuan ke polisi tersebut.
kemudian saya pergi. Polisi tersebut tidak menahan saya lagi .Pengendara mobil pura 2 marah dan mau gebrak mobil saya tapi keliatan sekali kalau ia setengah hati. Ya karena memang dia tau bahwa dia tidak selayaknya memeras saya .. seharusnya pengendara motor itu yang dididik lebih baik supaya tahu caranya berkendara. Dengan helm seadanya nyalib sana sini seakan akan jagoan dan punya nyawa banyak.
Ah seandainya saya tidak kenal dengan orang2 dari kepolisian mungkin lain lagi urusannya. Saya bakalan diperas habis2 an, mobil ditahan, di preteli, di palakin uang tiap hari.
Pak Jordan dari kebon jeruk semoga bapak segera sadar bahwa pengadilan yang paling adil adalah milik Allah SWT. (ldf/19/08/08)
Teladan Rasulullah
Teladan Rasulullah Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.
Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW.Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat. Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.
Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan? Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja. Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA.
Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya. Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia....
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.
Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW? Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq. Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya.
Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya? MasyaAllah.. ..macam meter taxi...jalan terus. Sadaqah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir.
1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.
2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.
3. Bantu pendidikan seorang anak.
4. Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap bacaan do'a itu, Anda dapat hasanah.
5. Bagi CD Quran atau Do'a.
6. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid.
7. Tempatkan pendingin air di tempat umum.
8. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.
9. Bagikan kisah ini dengan orang lain.
Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.
Aminnnnnn...
Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW.Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat. Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.
Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan? Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja. Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA.
Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya. Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia....
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.
Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW? Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq. Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya.
Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya? MasyaAllah.. ..macam meter taxi...jalan terus. Sadaqah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir.
1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.
2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.
3. Bantu pendidikan seorang anak.
4. Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap bacaan do'a itu, Anda dapat hasanah.
5. Bagi CD Quran atau Do'a.
6. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid.
7. Tempatkan pendingin air di tempat umum.
8. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.
9. Bagikan kisah ini dengan orang lain.
Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.
Aminnnnnn...
Kimia kimia masuk ke tubuh kita tanpa kita sadari
Info kesehatan, Makanan
Kimia kimia masuk ke tubuh kita tanpa kita sadari Diambil dari Marcel
Percobaan Donat terawet!!!
[Photo]
Sebenarnya percobaan donat saya asal mulanya tidak sengaja. Suatu saat istri saya membelikan donat Dunkin buat anak saya yang TK. Ditaruh di meja makan, masih dalam kantong kertas Dunkin, terus lupa dimakan. Kira-kira seminggu kemudian baru donat ini 'ditemukan' lagi.Yang mengejutkan adalah donatnya masih utuh, tidak berjamur, glaze/gulanya juga masih cantik, hanya rotinya sedikit lebih keras meski masih bisa digigit/dikunyah.
Sejak itu tiap kali ada donat gratisan atau dekat-dekat toko donat saya menyisakan 1/membeli 1 untuk percobaan. Metoda percobaannya juga sederhana, tidak ilmiah benar:
- donat diambil dari kemasan asli, saya masukkan ke kantong plastik bekas label Tom & Jerry- kantong dilipat tidak distaple (udara masih bocor, memberi kesempatan busuk)
- kemudian saya beri label tanggal perolehan donat- saya biarkan di kabinet kerja saya di ruang terbuka, tidak disimpan khusus di kulkas- ruangan kantor pada jam kerja berpendingin, lewat jam kerja, sabtu & minggu tanpa pendingin ruangan
- sesekali ditengok dan dipotret.
Terlampir foto donat, keadaan terakhir.Berikut beberapa hal mengejutkan yang saya peroleh, urut berdasarkan awetnya.
1. Donat JCo, dibeli 26 Nov 2007 sampai sekarang masih empuk dan tidak berjamur. Glaze (taburan gula) di atasnya sudah lumer lama tapi penampilan masih tetap oke. Kalau saja saya tega memberikan donat ini pada anak jalanan, pasti kemakan, wong bentuk dan tekstur masih donat koq.
2. Donat Dunkin, dibeli 26 Nov 2007 sampai sekarang tidak berjamur dan hanya berubah agak keras. Glaze (gula) warna merah jambunya sudah menempel di plastik, tapi rotinya masih empuk membal. Yang berpengalaman makan donat tahu bahwa ini donat sudah beberapa hari, tapi siapa sangka sudah 9 bulan.
3. Donat Country Style saya peroleh 19 Nov 2007 sampai sekarang tidak berjamur, berubah keras sekali. Glazenya masih tetap cantik tapi karena keras, tidak bisa digigit.
4. Donat Q-Biq perolehan 13 Jun 2008, rusak glazenya dan muncul jamur pada rotinya dalam jangka kurang dari 1 minggu.Meskipun masih berbentuk segi 4 (sesuai identitas q-biq) tapi dari penampilan yang rusak dan berjamur, sudah tidak layak makan. Yang mengherankan, meski berjamur, donat ini tidak habis dimakan jamurnya (lihat no. 6 di bawah).
5. Donat iCrave, perolehan 22 Jan 2008, rusak glaze dan rotinya berjamur dalam 2 (atau 3 hari). Selain berjamur, juga timbul bau yang tidak sedap bukti proses pembusukan. Beda dengan Q-Biq yang berjamur tapi rotinya masih relatif berbentuk kotak, roti donat iCrave juga mulai hancur meski tidak semuanya hancur.
6. Donat kentang Fresco, beli 24 Feb 2008, hancur lebur dalam 2 hari. Dalam 1 minggu massa yang tersisa dari donat ini sangat sedikit, plastiknya melepes. Ini donat yang dijual di ITC BSD di kedai kecil-kecil seputar food court. Harganyapun paling murah, kalau tidak salah rp 3000 / buah dan pilihannya cuma 1 macam itu.
Yang belum saya coba karena beberapa alasan (belum ada yang memberi /tempatnya jauh / belum nemu tokonya) diantaranya donat Krispy Kreme, donatJesslyn Cake, American Donut dll dari toko roti lain.
Catatan: saya tidak kenal dengan satupun dengan pemilik/pegawai diantara merk donat yang saya sebutkan di atas, juga saya tidak punya masalah/dendamdengan salah satu pemilik merk diatas. Jadi percobaan ini murni didasari keingintahuan dipicu dari donat Dunkin yang awet seminggu.
Kenyataannyaternyata Dunkin ada temannya, malah ada yang lebih hebat.Setiap kali ada penambahan donat, saya buat fotonya + koran Kompas edisi hari itu, supaya ada bukti. Foto yang saya lampirkan ini adalah fototerbaru. Sampai saat ini sampel donat ini belum saya buang. Ada salah seorang teman dari salah satu kontraktor di kantor yang mengikuti percobaan saya dari awal, dan tertarik juga melihat kenyataan donat awet ini. Dia memuatnya di http://veganlion13.blogspot.com/2008/08/dognuts.html.
Gerai donat iCrave di Pacific Place tempat saya membeli sampel ini sudah berbulan-bulan tutup. Saya tidak tahu apakah donat merk Fresco masih ada diITC. Tapi adalah menyedihkan bahwa donat yang termasuk bagus (berjamur dengan cepat) ternyata tokonya juga cepat gulung tikar. Adakah yang bisa menerangkan kenapa JCo bisa awet empuk begitu? Pelajaran apa yang bisa ditarik?
Salam,
Marsel.
Hhhmmmm ..... kenapa mau mengawetkan donat sekian lama sementara si toko tidak menyimpannya lama2....Kayaknya harus bikin roti sendiri nih ... (ldf/280808)
Kimia kimia masuk ke tubuh kita tanpa kita sadari Diambil dari Marcel
Percobaan Donat terawet!!!
[Photo]
Sebenarnya percobaan donat saya asal mulanya tidak sengaja. Suatu saat istri saya membelikan donat Dunkin buat anak saya yang TK. Ditaruh di meja makan, masih dalam kantong kertas Dunkin, terus lupa dimakan. Kira-kira seminggu kemudian baru donat ini 'ditemukan' lagi.Yang mengejutkan adalah donatnya masih utuh, tidak berjamur, glaze/gulanya juga masih cantik, hanya rotinya sedikit lebih keras meski masih bisa digigit/dikunyah.
Sejak itu tiap kali ada donat gratisan atau dekat-dekat toko donat saya menyisakan 1/membeli 1 untuk percobaan. Metoda percobaannya juga sederhana, tidak ilmiah benar:
- donat diambil dari kemasan asli, saya masukkan ke kantong plastik bekas label Tom & Jerry- kantong dilipat tidak distaple (udara masih bocor, memberi kesempatan busuk)
- kemudian saya beri label tanggal perolehan donat- saya biarkan di kabinet kerja saya di ruang terbuka, tidak disimpan khusus di kulkas- ruangan kantor pada jam kerja berpendingin, lewat jam kerja, sabtu & minggu tanpa pendingin ruangan
- sesekali ditengok dan dipotret.
Terlampir foto donat, keadaan terakhir.Berikut beberapa hal mengejutkan yang saya peroleh, urut berdasarkan awetnya.
1. Donat JCo, dibeli 26 Nov 2007 sampai sekarang masih empuk dan tidak berjamur. Glaze (taburan gula) di atasnya sudah lumer lama tapi penampilan masih tetap oke. Kalau saja saya tega memberikan donat ini pada anak jalanan, pasti kemakan, wong bentuk dan tekstur masih donat koq.
2. Donat Dunkin, dibeli 26 Nov 2007 sampai sekarang tidak berjamur dan hanya berubah agak keras. Glaze (gula) warna merah jambunya sudah menempel di plastik, tapi rotinya masih empuk membal. Yang berpengalaman makan donat tahu bahwa ini donat sudah beberapa hari, tapi siapa sangka sudah 9 bulan.
3. Donat Country Style saya peroleh 19 Nov 2007 sampai sekarang tidak berjamur, berubah keras sekali. Glazenya masih tetap cantik tapi karena keras, tidak bisa digigit.
4. Donat Q-Biq perolehan 13 Jun 2008, rusak glazenya dan muncul jamur pada rotinya dalam jangka kurang dari 1 minggu.Meskipun masih berbentuk segi 4 (sesuai identitas q-biq) tapi dari penampilan yang rusak dan berjamur, sudah tidak layak makan. Yang mengherankan, meski berjamur, donat ini tidak habis dimakan jamurnya (lihat no. 6 di bawah).
5. Donat iCrave, perolehan 22 Jan 2008, rusak glaze dan rotinya berjamur dalam 2 (atau 3 hari). Selain berjamur, juga timbul bau yang tidak sedap bukti proses pembusukan. Beda dengan Q-Biq yang berjamur tapi rotinya masih relatif berbentuk kotak, roti donat iCrave juga mulai hancur meski tidak semuanya hancur.
6. Donat kentang Fresco, beli 24 Feb 2008, hancur lebur dalam 2 hari. Dalam 1 minggu massa yang tersisa dari donat ini sangat sedikit, plastiknya melepes. Ini donat yang dijual di ITC BSD di kedai kecil-kecil seputar food court. Harganyapun paling murah, kalau tidak salah rp 3000 / buah dan pilihannya cuma 1 macam itu.
Yang belum saya coba karena beberapa alasan (belum ada yang memberi /tempatnya jauh / belum nemu tokonya) diantaranya donat Krispy Kreme, donatJesslyn Cake, American Donut dll dari toko roti lain.
Catatan: saya tidak kenal dengan satupun dengan pemilik/pegawai diantara merk donat yang saya sebutkan di atas, juga saya tidak punya masalah/dendamdengan salah satu pemilik merk diatas. Jadi percobaan ini murni didasari keingintahuan dipicu dari donat Dunkin yang awet seminggu.
Kenyataannyaternyata Dunkin ada temannya, malah ada yang lebih hebat.Setiap kali ada penambahan donat, saya buat fotonya + koran Kompas edisi hari itu, supaya ada bukti. Foto yang saya lampirkan ini adalah fototerbaru. Sampai saat ini sampel donat ini belum saya buang. Ada salah seorang teman dari salah satu kontraktor di kantor yang mengikuti percobaan saya dari awal, dan tertarik juga melihat kenyataan donat awet ini. Dia memuatnya di http://veganlion13.blogspot.com/2008/08/dognuts.html.
Gerai donat iCrave di Pacific Place tempat saya membeli sampel ini sudah berbulan-bulan tutup. Saya tidak tahu apakah donat merk Fresco masih ada diITC. Tapi adalah menyedihkan bahwa donat yang termasuk bagus (berjamur dengan cepat) ternyata tokonya juga cepat gulung tikar. Adakah yang bisa menerangkan kenapa JCo bisa awet empuk begitu? Pelajaran apa yang bisa ditarik?
Salam,
Marsel.
Hhhmmmm ..... kenapa mau mengawetkan donat sekian lama sementara si toko tidak menyimpannya lama2....Kayaknya harus bikin roti sendiri nih ... (ldf/280808)
Bread talk juga agak mengkawatirkan bahan-bahannya...
Karena lupa, baru hari ini diingatkan teman saya, gimana percobaan bread talknya ? o iya sudah 5 hari ya. Saya buka lemari kantor. Ironis, rotinya seperti baru beli hari ini. Masih segar bugar, wanginya juga masih tetap harum semerbak bikin laperr, empuknya masih tetap. langsung lemas deh. Udah berapa lama tuh saya konsumsi itu roti aneh.Bingung, itu roti atau plastik ya ... kok kayak plastik.... Addduuuuuh ngerii....Ini penampakannya ya .. saya keluarin dari plastinya biar jelas (ldf/280808)
Cheese Cake nya top banget
Hhhhmmmm, ngga sabar mau upload ini gambar. bikin pengen makan soalnya. Ini pas acara food demonstration. Konon ada demo para chef yang rutin diadakan. Kali ini diadakan di Hotel Red Top pecenongan. Seneng kan nyoba nyoba makanan. Tapi cheese cakenya ini bener2 uenak banget. Biasanya saya udah ngga doyan sama cheese cake karena blenger banget rasanya, tapi yang ini bener2 pas. Biasanya cheese cake yang dibuat orang atau yang dijual2 umum rasanya padat banget atau ringan banget. kalau ini rasanya bener2 pas. ngga berat (padat) dan juga ngga ringan. Pokoknya uenak. passs banget .... (ldf 27/08/08)Label: Makanan
Langganan:
Komentar (Atom)
